Jembatan Garuda Hampir Rampung: Warga Panunggangan Tak Sabar Nikmati Akses Baru
Tangerang | KARONESIA.COM – Harapan warga Kelurahan Panunggangan Utara dan Panunggangan Timur kini semakin nyata. Pembangunan Jembatan Garuda yang melintasi Sungai Gorong Gorong telah mencapai tahap akhir dengan capaian progres mencapai 97,5 persen.
Jembatan beton berukuran panjang 8 meter dan lebar 2 meter ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan jembatan harapan yang akan memudahkan mobilitas sekitar 500 kepala keluarga (KK). Terletak di Jalan Gorong Gorong, RT 005/RW 05, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, infrastruktur ini menjadi titik vital yang telah lama dinantikan masyarakat untuk menghubungkan kedua wilayah tersebut.
Kerja Keras dan Sinergi yang Mengagumkan
Hampir seluruh tahapan konstruksi telah tuntas dikerjakan dengan sempurna. Mulai dari pembersihan sisa beton lama, penggalian pondasi, pemasangan struktur H-Beam, hingga pengecoran badan jembatan dan pemasangan pagar pengaman, semuanya telah mencapai 100 persen.
Bahkan, tim pelaksana tidak hanya menyelesaikan target utama, tetapi juga melakukan pekerjaan over prestasi seperti pemasangan U-Ditch Box dan pengurugan badan jalan di sekitar jembatan. Saat ini, pekerjaan yang tersisa hanyalah penyelesaian paving block yang telah mencapai 60 persen dan perapian jalan yang sudah 90 persen.
Kecepatan dan ketepatan ini tidak lepas dari sinergi yang luar biasa antara berbagai pihak. Sebanyak 10 personel TNI dari Kodim 0506/TGR turun tangan langsung, didukung oleh 5 tukang, 10 personel Dinas PUPR Kota Tangerang, serta 5 warga setempat yang ikut serta membantu. Semangat gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan adalah tanggung jawab bersama.
Danramil 01 Tangerang, Mayor Inf Jefriansen Sipayung, Selasa (21/4/2026) menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini.
”Kami sangat bersyukur melihat bagaimana proyek ini berjalan lancar. Tidak hanya target yang tercapai, bahkan kami mampu melakukan pekerjaan tambahan demi kenyamanan warga. Ini semua berkat kerja sama yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat. Kami ingin memastikan jembatan ini tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga menjadi simbol kekuatan kebersamaan kita,” ujar Mayor Inf Jefriansen dengan penuh semangat.
Bagi warga, kehadiran Jembatan Garuda akan mengubah wajah mobilitas di wilayah tersebut. Akses yang sebelumnya sulit atau memutar kini akan menjadi lebih singkat, aman, dan nyaman. Jembatan ini tidak hanya menghubungkan dua titik geografis, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas.
Dengan progres yang hampir menyentuh angka 100 persen, diprediksi dalam waktu sangat dekat jembatan ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat. Warga pun kini tinggal menunggu momen peresmian yang akan menjadi awal baru bagi kemudahan akses di Panunggangan.
Pembangunan ini kembali menunjukkan bahwa dengan kerja keras, koordinasi yang baik, dan kepedulian terhadap kepentingan umum, impian masyarakat bisa diwujudkan menjadi kenyataan.(*)
















