Kodim Jakarta Pusat Gerak Cepat Bantu 734 Pengungsi Kebakaran Kemayoran
Jakarta Pusat | KARONESIA.COM – Kodim 0501/Jakarta Pusat bergerak cepat membantu warga terdampak kebakaran di wilayah Kemayoran, Jakarta. Sejak hari pertama pascakejadian, jajaran Kodim bersama berbagai unsur terkait langsung turun ke lapangan untuk memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Sebanyak 734 warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut ditampung di tenda-tenda pengungsian yang didirikan Kodim. Pos Kesehatan turut diaktifkan guna memberikan layanan medis dasar bagi para pengungsi.



Untuk memenuhi kebutuhan pangan, Kodim mendirikan lima dapur lapangan yang beroperasi secara aktif menyiapkan dan mendistribusikan makanan bagi warga terdampak. Tidak hanya itu, lima unit MCK darurat juga dibangun guna menjaga sanitasi dan kesehatan lingkungan di lokasi pengungsian.
Berbagai bantuan kemanusiaan turut disalurkan kepada para korban, mulai dari makanan siap saji, air minum, pakaian layak pakai, perlengkapan ibadah, matras, hingga selimut. Seluruh kebutuhan dasar tersebut didistribusikan secara langsung kepada warga yang membutuhkan.
Penanganan dilakukan secara terpadu bersama Polri, BPBD, PMI, Satpol PP, serta berbagai unsur relawan. Sinergi lintas instansi ini dinilai membuat proses penanganan korban berjalan lebih efektif dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Komandan Kodim Jakarta Pusat, Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman, yang memimpin langsung kegiatan penanganan di lapangan, menegaskan keselamatan warga terdampak menjadi prioritas utama.
“Kami bergerak cepat bersama seluruh unsur terkait untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran. Fokus kami saat ini adalah memastikan para pengungsi mendapatkan tempat yang aman, makanan yang cukup, layanan kesehatan, serta kebutuhan dasar lainnya,” ujar Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman.
Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara TNI, Polri, pemerintah daerah, PMI, dan relawan yang telah bahu-membahu membantu masyarakat. Menurutnya, kehadiran aparat di tengah masyarakat merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam meringankan beban warga yang sedang menghadapi musibah.(*)













