Koramil Panongan Kawal Nobar Final Piala Dunia 2026, Dua Lokasi Berlangsung Kondusif
TIGARAKSA, KARONESIA.COM – Koramil 14/Panongan Kodim 0510/Tigaraksa menggelar pengamanan sekaligus komunikasi sosial (komsos) saat kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina di dua lokasi di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin (20/7/2026) dini hari. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tanpa gangguan keamanan.
Pengamanan dipusatkan di Kaffe Kula Kula, Jalan Graha Raflesia, serta Kaffe Titik Nol di Jalan Pertamina 1, Desa Panongan. Selain memantau situasi keamanan, personel Koramil memanfaatkan momentum tersebut untuk berinteraksi dengan masyarakat dan menyerap informasi terkait kondisi wilayah.
Di Kaffe Kula Kula, kegiatan dihadiri sekitar 50 orang yang terdiri atas sekitar 45 warga dan lima personel Koramil 14/Panongan. Pengamanan dipimpin langsung oleh Danramil 14/Panongan Kapten Arh Syahrial Siregar.
Sementara itu, di Kaffe Titik Nol, kegiatan diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri atas sekitar 20 warga dan empat personel Koramil 14/Panongan. Pengamanan di lokasi tersebut dipimpin Batuud Koramil 14/Panongan Serma Suan Jaya.
Sejak sebelum pertandingan dimulai hingga berakhir, personel Koramil melakukan pemantauan situasi sekaligus mengimbau masyarakat agar menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Kehadiran aparat teritorial juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dengan warga dalam suasana santai.
Melalui dialog tersebut, personel Babinsa mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat sekaligus memperoleh informasi mengenai perkembangan situasi di lingkungan binaan. Pendekatan itu menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang dilakukan secara berkelanjutan di wilayah Koramil 14/Panongan.
Danramil 14/Panongan Kapten Arh Syahrial Siregar mengatakan kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dilakukan ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga dalam berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.
”Melalui kegiatan nobar ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan aman, nyaman, dan tertib. Di sisi lain, ini menjadi sarana komunikasi sosial yang efektif untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kokoh,” kata Syahrial Siregar.
Ia menjelaskan, komunikasi sosial merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang rutin dilaksanakan Babinsa untuk membangun hubungan dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang terjalin baik, perkembangan situasi di wilayah dapat diketahui lebih dini sehingga potensi gangguan keamanan maupun persoalan sosial dapat diantisipasi melalui pendekatan persuasif.
Sejumlah warga yang mengikuti nobar juga menyambut positif kehadiran personel Koramil. Menurut mereka, keberadaan Babinsa memberikan rasa aman selama kegiatan berlangsung sekaligus memperlihatkan kedekatan aparat teritorial dengan masyarakat.
Sepanjang pelaksanaan nobar, seluruh peserta mengikuti jalannya pertandingan secara tertib dan menjunjung sportivitas. Tidak terdapat gangguan keamanan maupun kejadian menonjol di kedua lokasi.
Hasil pemantauan menunjukkan situasi tetap aman dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Koramil 14/Panongan menyatakan kegiatan komunikasi sosial bersama masyarakat akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan teritorial di wilayah binaannya.(*)
















