Komandan Arhanud 10/ABC Tegaskan: Kemampuan Prajurit Tak Bisa Instan
Jakarta, Karonesia.com – Komandan Batalyon Arhanud 10/ABC menegaskan bahwa kemampuan prajurit dalam mengoperasikan alat utama sistem senjata (Alutsista) tidak dapat diperoleh secara instan, melainkan harus dibangun melalui proses latihan yang terukur, disiplin, dan berulang. Penegasan ini disampaikan dalam arahannya saat satuan tersebut menggelar Penataran Latihan Menembak Mistral.
“Latihan merupakan bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme prajurit. Kuasai setiap materi yang diberikan, pahami prosedur, dan selalu utamakan faktor keselamatan dalam setiap kegiatan,” tegasnya.



Penataran ini merupakan kelanjutan dari Pentahapan Pendidikan di Pusdik Arhanud dan menjadi bagian dari upaya satuan dalam memantapkan keterampilan, pengetahuan, serta kesiapan prajurit dalam mengoperasikan sistem pertahanan udara.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 prajurit yang berasal dari berbagai Batalyon Arhanud di Indonesia, dengan materi yang disesuaikan dengan tugas dan fungsi satuan masing-masing.
Selama pelaksanaan, para prajurit mendapatkan pembekalan mengenai karakteristik sistem Mistral, prosedur pengoperasian, teknik dan taktik penggunaan, hingga aspek keselamatan. Kegiatan berlangsung secara bertahap dan terarah dengan mengedepankan prinsip profesionalisme, disiplin, ketelitian, serta keselamatan latihan.
Pernyataan komandan tersebut menegaskan filosofi pembinaan satuan: bahwa kesiapan operasional bukan hasil dari satu kegiatan seremonial, melainkan akumulasi dari proses latihan yang dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan.
Melalui penataran ini, setiap prajurit diharapkan mampu memahami prosedur penggunaan sistem Mistral secara baik dan benar, sekaligus memiliki kesiapan menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan.
Selain memperkuat kemampuan teknis individu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kekompakan dan koordinasi antarpersonel dari berbagai satuan Arhanud.
Menurut penekanan sang komandan, kerja sama tim sama pentingnya dengan penguasaan teknis, karena keberhasilan tugas di lapangan pada akhirnya bergantung pada keduanya secara bersamaan.
Dengan dilaksanakannya penataran ini, Batalyon Arhanud 10/ABC menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta kesiapan operasional satuan, sejalan dengan prinsip yang ditekankan komandan bahwa profesionalisme prajurit adalah hasil dari proses, bukan sesuatu yang dapat dicapai secara instan.(*)
Editor : Lingga
Sumber : Batalyon Arhanud 10/ABC, diolah oleh redaksi












