Semangat Gotong Royong Tiga Lansia Warnai Pembangunan Jalan TMMD di Ponorogo
Ponorogo, KARONESIA.com – Pembangunan infrastruktur jalan di Dusun Ngipik, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 diwarnai pemandangan yang inspiratif. Di tengah dominasi para pemuda dan prajurit, tiga warga lanjut usia turun langsung berpartisipasi dalam kerja bakti.
Mereka adalah Miskun (82), Kusir (75), dan Boimin (72). Dengan sukarela, ketiganya mengerahkan sisa tenaga untuk membantu Satgas TMMD dari Kodim 0802/Ponorogo. Meski tidak lagi muda, semangat mereka untuk mempercepat akses transportasi di desanya tak kalah dengan para personel TNI.
Di sela-sela aktivitas fisik, Miskun tampak cekatan membantu memindahkan paving block serta meratakan pasir. Sementara itu, Kusir dan Boimin berfokus membersihkan material kerikil agar pemasangan jalan bisa berjalan lancar. Partisipasi ini mereka lakukan bukan atas dasar imbalan, melainkan murni sebagai wujud memiliki terhadap desa.
Dalam kesempatan tersebut, Miskun mengaku tetap aktif bekerja karena menjadi kunci kesehatannya di usia senja. “Ngiih niki rahasia kulo awet sehat, guyon kaliyan lare enem-enem (Iya, ini rahasia saya tetap sehat, bercanda dengan anak-anak muda),” ujarnya dengan nada riang.
Kehadiran para lansia ini mendapatkan apresiasi mendalam dari Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto. Menurutnya, keberhasilan program TMMD tidak semata-mata diukur dari panjang jalan yang terbangun, melainkan dari seberapa kuat tumbuhnya rasa kebersamaan.
“Yang paling membahagiakan adalah ketika warga merasa pembangunan ini milik mereka. Kehadiran para lansia yang tetap turun ke lokasi menjadi contoh bahwa gotong royong masih hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi,” ujar Kolonel Untoro.
Pembangunan jalan di Desa Bulu Lor merupakan kebutuhan infrastruktur yang telah lama dinanti warga. Sebelumnya, akses di wilayah tersebut cukup sulit, terutama saat musim hujan. Kini, berkat TMMD ke-129, harapan itu perlahan terwujud. Kolonel Untoro menegaskan bahwa selain membangun jalan dan fasilitas fisik lainnya, misi utama TMMD adalah memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“TMMD tidak hanya membangun jalan, jembatan, atau fasilitas lainnya. Yang kami bangun juga adalah semangat persatuan, kepedulian, dan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat,” tegasnya.
Hingga saat ini, proses pengerjaan fisik masih terus berlangsung dengan melibatkan partisipasi aktif warga dari berbagai kalangan usia. Sinergi antara Satgas TNI dan masyarakat ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian target sekaligus menjaga nilai-nilai luhur gotong royong di tingkat akar rumput.(*)
Editor : Lingga
Sumber : Penrem 081 DSJ
Bagikan Artikel Ini
Dukung jurnalisme yang akurat dan terpercaya bersama Karonesia.com















