⚡ BREAKING
   

Dokter Spesialis Tekuni Hobi Merajut Sejak Kecil

Dokter Spesialis Tekuni Hobi Merajut Sejak Kecil

Semarang | KARONESIA.COM – Hobi merajut dokter tetap dijalani dr. Zuhria Novianty, Sp.P.K., di tengah kesibukannya sebagai spesialis patologi klinik. Ia memanfaatkan waktu luang untuk menjaga keseimbangan antara tuntutan profesi dan kebutuhan pribadi. Aktivitas ini menjadi ruang kreativitas yang memberi ketenangan di sela rutinitas padat.

Sebagai dokter spesialis, Zuhria menghadapi tanggung jawab besar dalam pelayanan kesehatan. Ia juga menjalankan peran sebagai istri perwira TNI dan aktif dalam organisasi Persit Kartika Chandra Kirana Cabang I Sintelad PG Mabesad. Berbagai peran tersebut membuat waktunya terbagi ketat setiap hari. Namun, ia tetap berupaya menyisakan ruang untuk aktivitas yang memberi energi positif.

Koleksi bunga dan hiasan hasil rajutan yang indah
Berbagai karya rajutan cantik hasil karya tangan.(Foto:istimewa)

Ketertarikan terhadap dunia kerajinan tangan sudah tumbuh sejak masa kecil. Ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang gemar membuat berbagai karya sederhana. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia terbiasa mencoba berbagai aktivitas kreatif. Ia mulai dari membuat paper bag, menjahit, hingga belajar merajut secara mandiri.

‎Keterbatasan referensi pada masa itu tidak menghambat proses belajarnya. Ia justru semakin terdorong untuk bereksperimen dengan bahan yang tersedia. Proses mencoba dan mengulang menjadi bagian penting dalam membentuk ketekunan serta ketelitian. Pengalaman tersebut kemudian menjadi fondasi kuat dalam menekuni hobi hingga saat ini.

‎Saat memasuki masa kuliah, minat terhadap dunia mode sempat memengaruhi arah hidupnya. Ia mempertimbangkan untuk menekuni bidang yang berkaitan dengan kreativitas. Namun, pilihan tersebut tidak sepenuhnya mendapat dukungan keluarga. Pada akhirnya, ia memutuskan untuk menempuh pendidikan di bidang kedokteran.

‎Keputusan itu membawanya menjalani profesi dengan dedikasi tinggi. Ia harus membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan kegiatan organisasi. Rutinitas yang padat sempat membuat hobi merajut terabaikan. Fokus utama saat itu tertuju pada penyelesaian pendidikan dan tanggung jawab profesional.

‎Setelah menyelesaikan pendidikan spesialis, Zuhria mulai kembali menekuni hobi lamanya. Ia melihat merajut sebagai cara sederhana untuk menjaga keseimbangan hidup. Kegiatan tersebut tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga memberi ketenangan batin.

“Merajut memberikan ketenangan tersendiri. Ada kepuasan ketika melihat benang sederhana berubah menjadi karya,” ujarnya.

‎Kini, merajut menjadi bagian penting dalam rutinitasnya. Ia memanfaatkan waktu senggang untuk terus mengembangkan keterampilan tersebut. Aktivitas ini juga membantu mengurangi kelelahan mental akibat tekanan pekerjaan. Selain itu, merajut memberi ruang refleksi yang jarang diperoleh dalam aktivitas harian.

Fenomena ini menunjukkan bahwa hobi sederhana dapat menjadi sarana menjaga kesehatan mental. Di tengah tuntutan profesi yang tinggi, individu tetap membutuhkan ruang untuk mengekspresikan diri.

Zuhria membuktikan bahwa kesibukan bukan alasan untuk meninggalkan kreativitas. Ia justru menjadikan hobi sebagai bagian dari keseimbangan hidup yang berkelanjutan.(*)

Karonesia
  • Penulis: Redaksi karonesia.com
  • Editor: Lingga
Bagikan Artikel Ini
Informasi terpercaya dari karonesia.com
Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 7184

Artikel Populer