⚡ BREAKING

BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Cannabis Buds dari Thailand

BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Cannabis Buds dari Thailand

JAKARTA, KARONESIA.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menggagalkan penyelundupan 3,37 ton cannabis buds asal Thailand yang diduga akan diedarkan di Indonesia. Dalam operasi tersebut, petugas menangkap 12 tersangka, termasuk seorang mantan Wakil Bupati Nagan Raya, Aceh, berinisial CU.

Pengungkapan kasus ini bermula dari operasi gabungan yang menelusuri masuknya empat kontainer melalui jalur perdagangan resmi di Pelabuhan Tanjung Priok dengan tujuan Gresik. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan ribuan kilogram cannabis buds yang disembunyikan menggunakan ratusan koper dan muatan lateks untuk mengelabui pemeriksaan.

BNN menduga barang bukti tersebut merupakan cannabis buds dengan kadar THC tinggi yang akan diproses menjadi cairan vape ilegal sebelum dipasarkan. Dugaan itu menjadi bagian dari pendalaman penyidik terhadap jaringan narkotika internasional yang terlibat dalam pengiriman barang tersebut.

Selain menyita barang bukti, petugas juga mengamankan 12 orang yang diduga memiliki peran dalam jaringan penyelundupan. Salah satu tersangka berinisial CU diketahui merupakan mantan Wakil Bupati Nagan Raya, Aceh.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol BNN mengatakan pengungkapan ini menjadi kasus pertama di Indonesia yang menggunakan pola penyembunyian semacam itu.

“Ini adalah pengungkapan pertama di Indonesia dengan modus penyembunyian di dalam 500 koper dan muatan lateks,” tegas Plt Karo Humpro BNN.

BNN bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai masih mengembangkan penyidikan untuk menelusuri jaringan yang terlibat dalam penyelundupan tersebut. Pengembangan dilakukan untuk mengungkap seluruh pihak yang berperan dalam proses pengiriman maupun distribusi narkotika tersebut.

Kasus ini sekaligus menunjukkan adanya upaya penyelundupan narkotika melalui jalur logistik dan perdagangan resmi dengan metode yang semakin beragam. Aparat kini terus mendalami alur masuk barang serta keterlibatan pihak lain dalam jaringan internasional tersebut.(*)

Karonesia
  • Penulis: tim redaksi
  • Editor: Lingga
Bagikan Artikel Ini
Informasi terpercaya dari karonesia.com
Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 7629

Artikel Populer