Kasdam IV/Diponegoro Pimpin Seleksi Caba PK TNI AD Gelombang III 2026, Utamakan Kualitas

Kasdam IV/Diponegoro Pimpin Seleksi Caba PK TNI AD Gelombang III 2026, Utamakan Kualitas

“Seluruh tim penilai harus bekerja secara objektif, apa pun kondisi yang ditemukan pada setiap calon. Kualitas calon prajurit tetap menjadi pertimbangan utama dan tidak boleh dikompromikan.”
— Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma, Kasdam IV/Diponegoro

Semarang, KARONESIA.com – Kepala Staf Daerah Militer IV/Diponegoro, Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., secara resmi memimpin pelaksanaan Sidang Penerimaan Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI Angkatan Darat Jalur Reguler Pria Gelombang III Tahun Anggaran 2026. Sidang tersebut berlangsung di Balai Diponegoro, Markas Kodam IV/Diponegoro, Minggu (9/8/2026).

‎Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam rangka menyaring dan menetapkan calon prajurit yang dinilai memiliki kualitas, kemampuan, serta potensi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan standar TNI Angkatan Darat. Setiap tahapan yang dilalui menjadi tolok ukur guna memastikan hanya peserta yang benar-benar memenuhi syarat dan berkelayakan yang dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya.

‎Dalam arahannya, Kasdam IV/Diponegoro menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit tidak sekadar mencari calon dengan kemampuan akademik maupun fisik yang unggul semata.

Lebih dari itu, seluruh rangkaian tahapan seleksi wajib dilaksanakan secara cermat, teliti, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada siapa pun. Oleh sebab itu, hasil penilaian dari setiap tahapan pemeriksaan menjadi landasan penting untuk menentukan kelayakan masing-masing calon peserta.

‎“Seluruh tim penilai harus bekerja secara objektif, apa pun kondisi yang ditemukan pada setiap calon peserta. Kualitas calon prajurit tetap menjadi pertimbangan utama dan tidak boleh dikompromikan,” tegas Brigjen Andhy Kusuma saat memimpin sidang.

‎Lebih lanjut, ia mengingatkan agar penilaian dilakukan secara menyeluruh dan tidak terpaku pada satu aspek saja. Hal-hal yang masih berada dalam batas toleransi dan tidak membahayakan proses serta tujuan seleksi secara keseluruhan tetap dapat menjadi bahan pertimbangan, namun tetap berpedoman teguh pada ketentuan dan peraturan yang berlaku. Tidak boleh ada pengecualian atau kelonggaran yang melenceng dari aturan resmi.

‎Kasdam juga meminta seluruh tim panitia yang telah ditunjuk untuk menjalankan tugas dan fungsinya sesuai bidang masing-masing dengan penuh rasa tanggung jawab, kejujuran, dan kedisiplinan.

Setiap proses pemeriksaan dan penilaian diharapkan berjalan cermat, objektif, dan bebas dari intervensi pihak mana pun, sehingga calon yang akhirnya terpilih benar-benar memiliki kualitas terbaik dan siap mengemban tugas sebagai prajurit TNI AD.

‎Melalui sidang ini, Kodam IV/Diponegoro berkomitmen penuh untuk menjaga standar kualitas penerimaan prajurit sejak dari tahap paling awal. Calon yang lolos seleksi diharapkan tidak hanya sekadar memenuhi persyaratan administrasi dan standar teknis seleksi, melainkan juga memiliki karakter serta potensi untuk berkembang menjadi prajurit yang disiplin, tangguh, berintegritas, dan profesional di masa mendatang.

‎Sidang penerimaan ini sekaligus menjadi bukti nyata kesungguhan Kodam IV/Diponegoro dalam melaksanakan proses rekrutmen prajurit secara profesional, objektif, transparan, dan penuh tanggung jawab.

Dengan pelaksanaan seleksi yang tertib dan berkualitas, diharapkan dapat lahir sumber daya manusia TNI Angkatan Darat yang andal, berkualitas, serta siap mengikuti pendidikan pembentukan dan melaksanakan tugas pengabdian yang sebesar-besarnya kepada bangsa dan negara.(*)

Penulis : tim redaksi
Editor : Lingga
Sumber : Pendam IV Dip

Bagikan Artikel Ini

Dukung jurnalisme yang akurat dan terpercaya bersama Karonesia.com

Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 7895

Artikel Populer