Seskoad Gelar Seminar Transformasi TNI AD ke Strategic Force
Bandung | KARONESIA.COM – Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) menggelar Seminar Nasional Pasis Dikreg LXVII Tahun Anggaran 2026 di Gedung Prof. Dr. Satrio, Bandung, Selasa (13/5/2026). Seminar mengangkat tema besar transformasi TNI AD dari combat force menuju strategic force, dengan menyentuh isu kecerdasan buatan (AI) dan penguatan ekonomi nasional.
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., hadir langsung membuka kegiatan, didampingi Komandan Seskoad Mayjen TNI Dr. Agustinus Purboyo, S.I.P., M.Tr.(Han).



Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa forum seminar di lingkungan Seskoad dijalankan secara berkelanjutan guna membentuk pola pikir adaptif dan visioner para perwira TNI AD. Ia menyebut TNI AD siap memberikan masukan nyata dan gambaran kondisi lapangan untuk mendukung program pemerintah menghadapi tantangan global yang terus berubah.
“Seminar ini diharapkan mampu melahirkan gagasan strategis yang memperkuat peran TNI AD dalam menjaga stabilitas nasional,” ujar Kasad.
Seminar menghadirkan tiga keynote speaker dengan latar belakang berbeda namun saling melengkapi. Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan membawakan materi bertajuk “Transformasi Ekonomi Menghadapi Tantangan Global”, menyoroti pentingnya kesiapan bangsa terhadap perubahan geopolitik dan disrupsi teknologi sebagai fondasi ketahanan negara.
Prof. Yohannes Surya, Ph.D., tampil dengan materi “Kedaulatan Teknologi AI untuk TNI AD”, mengupas peluang dan ancaman penggunaan kecerdasan buatan dalam konteks pertahanan. Sementara Assoc. Prof. Sri Fatmawati, Ph.D., memaparkan “Biodiversitas sebagai Aset Strategis: Peran Sains dan Inovasi dalam Ketahanan Nasional”.
Seminar dihadiri secara langsung oleh para Asisten Kasad, Pang/Dan/Dir Kotama Balakpus, serta rektor dari Unhan RI, Unpad, Unjani, UPI, dan ITB. Turut hadir pula para Pasis Sesko TNI, Seskoau, Seskoal, Sespimti Polri, dan Sespimen Polri.
Secara daring melalui Zoom, tercatat 584 peserta dari kalangan Danbrig TP, Dandim, dan Danyonif TP dari berbagai penjuru Indonesia mengikuti jalannya seminar.
Melalui forum ini, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi tidak hanya sebagai kekuatan tempur, tetapi sebagai kekuatan strategis yang adaptif terhadap dinamika global abad ke-21. (*)













