Babinsa Pantau Sawah Jayanti, Dukung Ketahanan Pangan TMMD

Babinsa Pantau Sawah Jayanti, Dukung Ketahanan Pangan TMMD

TIGARAKSA, KARONESIA.com – Babinsa Koramil 14/Panongan, Sertu Bambang Pamuji, turun langsung ke sawah di Kampung Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Sabtu (24/10/2026). Ia memantau kondisi petani dalam monitoring ketahanan pangan program TMMD ke-130.

Kegiatan sejak pukul 09.00 WIB itu mendukung program unggulan Kasad di bidang ketahanan pangan. Tujuannya mengetahui perkembangan pertanian sekaligus kendala yang dihadapi petani.

Salah satu lahan yang dipantau milik Laduni, seluas sekitar satu hektare. Padi jenis IR Super di sana sedang masuk tahap penanaman dan pemeliharaan.

Untuk menyuburkan tanaman, pemilik lahan memakai pupuk urea dan kotoran hewan (kohe). Namun ada satu masalah mendasar: sawah itu belum punya saluran irigasi yang memadai.

Petani pun hanya bisa mengandalkan air hujan. Sistem tadah hujan ini rawan bermasalah jika curah hujan tidak mencukupi.

Meski begitu, lahan tersebut tetap bisa ditanami dua kali dalam setahun. Hasil panennya dipakai untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pribadi pemilik lahan.

Artinya, sawah satu hektare ini menjadi penyangga pangan rumah tangga petani. Di sisi lain, ketersediaan air menentukan keberlangsungan semuanya.

Danramil 14/Panongan, Kapten Arh Syahrial Siregar, menyebut monitoring ini bentuk kepedulian TNI terhadap sektor pertanian. Ia menilai kegiatan tersebut juga mendukung program pemerintah.

“Kami ingin memastikan perkembangan pertanian di wilayah tetap terpantau, sekaligus mengetahui secara langsung kondisi dan kendala yang dihadapi para petani di lapangan,” ujarnya.

Menurut Syahrial, Babinsa sebagai aparat kewilayahan berperan menjalin komunikasi langsung dengan warga. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat gotong royong.

Ia juga menegaskan bahwa belum adanya irigasi menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan produktivitas. Karena itu, diperlukan koordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan petani masuk dalam perencanaan pembangunan.

“Babinsa akan terus hadir untuk mendampingi masyarakat, menjalin komunikasi, serta membantu mengidentifikasi kendala di lapangan,” tambahnya.

Syahrial menekankan bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal hasil produksi. Menurutnya, program ini menyangkut kemandirian warga memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Pemanfaatan lahan yang optimal dan perawatan tanaman yang baik, kata dia, menjadi kunci keberhasilan program. Koramil 14/Panongan, Kodim 0510/Tigaraksa, menyatakan komitmen terus mendukung program ini lewat peran aktif Babinsa.

Kini sorotan tertuju pada tindak lanjut. Pemantauan di sawah Jayanti baru berarti jika kendala irigasi petani benar-benar sampai ke meja perencana pembangunan.(*)

Penulis: Tim Redaksi karonesiacom | Editor: Lingga


🔄 Bagikan Artikel Ini

Dukung jurnalisme yang akurat dan terpercaya bersama Karonesia.com. Sebarkan informasi yang bermanfaat!

Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 8421

Artikel Populer