Atasi Sampah Tanjung Kait Mauk, Satgas Kodim 0510 Tigaraksa Turun Tangan
TIGARAKSA, KARONESIA.COM – Merespons keluhan terkait estetika dan kesehatan lingkungan di kawasan utara Kabupaten Tangerang, Satgas Sampah Koramil 09/Mauk Kodim 0510/Tigaraksa bergerak cepat menggelar aksi nyata. Aparat teritorial meluncurkan gerakan bersih lingkungan dengan mengeksekusi tumpukan sampah liar yang berserakan di Jalan Raya Tanjung Kait, Kampung Sawah RT 011/RW 004, Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten [12/10/2026].
Aksi yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini dipimpin dan diawasi langsung oleh Danramil 09/Mauk, Kapten Inf C. Noya. Dengan menggandeng personel gabungan serta warga setempat, Satgas Sampah bahu-membahu membersihkan sisa buangan yang sempat mengotori bahu jalan utama tersebut.



Aksi pembersihan ini bukan sekadar agenda rutin kewilayahan, melainkan instrumen penting untuk memicu kesadaran kolektif. Danramil 09/Mauk, Kapten Inf C. Noya, menegaskan bahwa kehadiran TNI di lapangan bertujuan untuk memberikan contoh nyata sekaligus mengedukasi masyarakat agar menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan.
“TNI hadir tidak hanya untuk membersihkan fisik lingkungan, tetapi juga untuk menggugah kepedulian warga. Menjaga kebersihan lingkungan Tangerang, khususnya fasilitas umum, adalah tanggung jawab bersama agar wilayah kita tetap sehat dan nyaman dihuni,” ungkap Kapten Inf C. Noya dalam rilis resmi Kodim 0510/Tigaraksa.
Melalui kolaborasi intensif antara TNI, jajaran pemerintah daerah, dan warga, kawasan Jalan Raya Tanjung Kait kini tampak jauh lebih rapi, bersih, dan bebas dari bau tak sedap. Langkah cepat ini dinilai sukses mengembalikan fungsi estetika jalan yang menjadi salah satu akses mobilitas warga Mauk.
Sebagai tindak lanjut jangka panjang, pihak Koramil 09/Mauk telah menginstruksikan Babinsa setempat untuk melakukan pemantauan berkala (monitoring rutin) di titik-titik rawan pembuangan sampah liar.
Selain pengawasan ketat, program sosialisasi mengenai manajemen pengelolaan sampah secara mandiri di tingkat rumah tangga akan terus ditingkatkan demi memastikan tumpukan sampah tidak kembali terulang di kemudian hari.(*)













