Herdman: Juara FIFA ASEAN Cup Capaian Terbaik Karier Saya
Jakarta – Juara FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi pencapaian terbaik dalam karier John Herdman. Pelatih Timnas Indonesia itu menyampaikannya usai Garuda mengalahkan Thailand lewat adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Herdman menyebut gelar tersebut sebagai “pencapaian terbaik saya di sepak bola”. Alasannya, ia meraihnya bersama pemain yang memahami arti turnamen ini bagi mereka. Ia berbicara dalam konferensi pers seusai laga.



Indonesia menang 4-2 pada adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2.
Pelatih asal Inggris itu menangani Garuda sejak Januari 2026. Sejak awal, kata dia, ia menyadari sepak bola di Indonesia lebih dari urusan 90 menit, menang, kalah, atau tiga poin. Sepak bola adalah bagian dari hidup warga.
Tekanan pun terasa. Saat berlari di SUGBK setiap hari, Herdman kerap bertemu warga yang menyampaikan harapan: menang di tiap laga, mengalahkan Malaysia, lalu juara.
Herdman lalu membandingkannya dengan pengalamannya di Kanada. Ia pernah membawa negara itu lolos ke putaran final Piala Dunia Qatar 2022, capaian bersejarah bagi Kanada. Tiga pekan kemudian, saudara perempuannya meninggal dunia.
Kehilangan itu membuat kenangan tersebut punya sisi yang berat. Ia mengaku sulit merayakan prestasi sebesar itu. Karena itu, gelar di Jakarta ia anggap sangat bernilai bagi perjalanan kariernya.
Adu penalti menjadi penentu. Herdman memilih penendang dari pemain yang, menurut dia, tampil “paling klinis dalam masa persiapan”. Empat dari lima eksekutor pilihannya, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, berposisi bek. Keempatnya mencetak gol.
Pemain penyerang tidak masuk daftar awal. Mereka kurang percaya diri saat latihan penalti. Herdman menjelaskan, pemain yang gagal di latihan digantikan rekan yang sedang dalam performa terbaik.
Tim, kata dia, rutin melatih situasi seperti ini. Ia menilai final ditentukan momentum, mentalitas, semangat, dan kegigihan untuk menang. Herdman pun mengaku bangga pada anak asuhnya.












