Pabrik PT Respati Kemasindah Cikupa Terbakar, Danramil Turun Langsung Pimpin Pemadaman
Tigaraksa, Karonesia.com – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan industri di Kabupaten Tangerang. Pabrik pengolahan plastik milik PT Respati Kemasindah yang berlokasi di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, hangus dilalap si jago merah. Akibat kobaran api yang begitu masif, dua bangunan di dalam kompleks pabrik dilaporkan ambruk total.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa titik api pertama kali muncul dari area produksi atau ruang percetakan. Dengan cepat, material plastik yang mudah terbakar membuat api membesar dalam hitungan menit dan merembet ke area lain, memicu kerusakan parah pada struktur bangunan.



Merespons situasi darurat tersebut, Danramil 04/Cikupa dari Kodim 0510/Trs, Mayor Cke Sutisna, langsung bergerak cepat. Ia memimpin langsung personelnya di lapangan untuk memperkuat tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menjinakkan amukan api.
Mayor Cke Sutisna menjelaskan, pihak Koramil menerima laporan awal insiden ini dari Babinsa setempat sekitar pukul 11.06 WIB. Begitu mendapat informasi, personel Babinsa langsung meluncur ke lokasi untuk membantu petugas pemadam kebakaran melakukan lokalisasi area agar api tidak kian meluas.
“Kondisi di lapangan memang cukup dinamis dan menantang setelah api membesar dengan cepat, yang kemudian merobohkan dua bangunan utama pabrik. Asap hitam yang sangat pekat juga terus membubung tinggi dari titik kebakaran,” ungkap Mayor Sutisna.
Di sisi lain, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menegaskan bahwa upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif. Pihaknya mengerahkan sedikitnya sembilan unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
“Laporan masuk ke kami pukul 11.06 WIB. Hingga saat ini status di lokasi masih merah dan petugas kami masih terus berjuang di lapangan untuk memadamkan sisa-sisa api,” tutur Achmad Taufik.
Terkait pemicu kebakaran, Achmad Taufik menyatakan pihak berwenang belum bisa memberikan kesimpulan lantaran fokus utama saat ini adalah melakukan pendinginan total di area terdampak.
“Kabar baiknya, kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Untuk penyebab pasti maupun total kerugian, belum bisa dipastikan karena penanganan masih berjalan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim pemadam kebakaran bersama personel TNI masih bersiaga dan melakukan pengendalian di area pabrik. Investigasi lanjutan mengenai penyebab kebakaran serta taksiran kerugian material baru akan dilakukan setelah situasi benar-benar kondusif.












