PHDI Jabar Sepakati Rekomendasi Calon Ketum PHDI Pusat di Bandung
Bandung, Karonesia.com – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Jawa Barat merumuskan usulan nama calon Ketua Umum PHDI Pusat beserta jajaran pimpinan tinggi tingkat nasional. Kesepakatan tersebut lahir dalam forum Pesamuhan Madya Ke-1 Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Artotel Suite Aquila, Bandung, Sabtu (3/10/2026).
Langkah pengusungan nama pimpinan nasional ini menjadi agenda strategis dalam forum konsolidasi keumatan daerah. Selain memunculkan figur untuk posisi Ketua Umum PHDI Pusat, persidangan juga menghasilkan rekomendasi nama calon Ketua Sabha Pandita dan Ketua Sabha Walaka.



Ketua Pengurus Harian PHDI Provinsi Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) I Made Riawan, menyatakan bahwa forum ini berfungsi sebagai sarana penyelarasan langkah organisasi. Aspirasi dari daerah disusun secara formal sebelum dibawa ke tingkat nasional sesuai mekanisme internal.
Seluruh utusan PHDI Kabupaten/Kota se-Jawa Barat yang hadir mengakhiri rangkaian pembahasan dengan membacakan Deklarasi Dukungan Bersama. Sikap resmi ini mengikat kesepakatan jajaran pengurus daerah terhadap nama-nama rekomendasi kepemimpinan yang telah disetujui.
Di samping membahas suksesi pimpinan pusat, pesamuhan ini memfokuskan perhatian pada pembenahan internal kelembagaan di tingkat provinsi. Pengurus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program pelayanan keumatan dan pembinaan sumber daya manusia.
Forum juga mengeksekusi pengisian posisi jabatan yang masih kosong pada beberapa lembaga umat Hindu di Jawa Barat. Langkah penataan struktur ini diambil guna memastikan fungsi pelayanan daerah berjalan optimal dan memiliki kepastian hukum.
Pembukaan rapat kerja ini sebelumnya ditandai pemukulan gong oleh Sekretaris Umum PHDI Pusat, I Ketut Budiasa, yang hadir mewakili jajaran pengurus harian pusat. Penyelenggaraan persidangan diawali persembahan Tari Sekar Jagad sebagai simbol keberagaman dan keharmonisan.
Hasil dari Pesamuhan Madya Ke-1 ini diproyeksikan menjadi dasar kerja pengurus PHDI Jawa Barat dalam memperkuat tata kelola keorganisasian serta mengawal suara daerah di tingkat pusat.(*)
Penulis : Ridwan












