⚡ BREAKING

Jembatan Garuda Sidorejo Buka Akses 50 Hektare Sawah

Jembatan Garuda Sidorejo Buka Akses 50 Hektare Sawah

NGAWI, KARONESIA.COM – Kebahagiaan menyelimuti warga Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, setelah impian mereka memiliki jembatan permanen akhirnya terwujud lewat program Jembatan Garuda. Kehadiran jembatan ini menjadi jawaban atas keterbatasan akses yang selama bertahun-tahun mereka hadapi.

‎Sebelum jembatan ini berdiri, warga hanya mengandalkan jembatan sesek berbahan bambu yang kondisinya sangat terbatas. Jembatan lama tersebut hanya bisa dilewati pejalan kaki dengan penuh kehati-hatian, terlebih saat musim hujan tiba karena permukaannya licin dan debit sungai kerap meluap.

‎Kini kondisinya jauh berbeda. Jembatan permanen yang kokoh telah berdiri dan bahkan mampu dilintasi kendaraan roda empat, membuat mobilitas warga menjadi jauh lebih mudah dan efisien.

‎Kepala Desa Sidorejo, Suharsono, mewakili warganya menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan TNI Angkatan Darat atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan.

‎”Terima kasih Bapak Presiden Prabowo dan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat yang telah membangun jembatan di desa kami. Ini merupakan kebahagiaan bagi seluruh warga Sidorejo,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca di lokasi Jembatan Garuda, Sabtu (4/7/2026).

‎Suharsono menceritakan, jembatan sesek yang dulu dibangun secara swadaya oleh warga sifatnya hanya sementara. Jembatan itu pun harus berulang kali diperbaiki lantaran mudah rusak diterjang banjir.

‎Ia menambahkan, kehadiran Jembatan Garuda membawa dampak besar bagi kehidupan sehari-hari warga. Setiap hari, jembatan tersebut menjadi jalur utama anak-anak menuju sekolah maupun tempat mengaji, sekaligus mempermudah aktivitas para petani setempat.

‎”Di belakang sana hamparan sawahnya cukup luas, lebih dari 50 hektare. Jadi kalau panen, kalau ngangkut pupuk, ngangkut bibit, petani tidak kesulitan lagi,” terang Suharsono.

‎Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto berharap keberadaan Jembatan Garuda dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

‎”Harapan kami, jembatan yang baru selesai dibangun itu bisa menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa dan memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat,” katanya.

‎Danrem juga menegaskan bahwa program pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian negara dalam menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang selama ini terkendala akses.

‎Kolonel Untoro turut berpesan kepada warga Desa Sidorejo agar senantiasa menjaga dan merawat jembatan tersebut supaya manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang.(*)

Karonesia
  • Penulis: Arwang
  • Editor: Lingga
  • Sumber: Penrem 081 DSJ
Bagikan Artikel Ini
Informasi terpercaya dari karonesia.com
Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 7612

Artikel Populer