Pelatih Derina Da Cunha Apresiasi Piala Danrem 052/Wijayakrama, Bawa 10 Atlet dari Sikka
Tangerang, KARONESIA.com – Di tengah riuh suasana pertandingan yang penuh semangat, Pelatih Derina Da Cunha, pelatih kepala tim Taekwondo Arena Winners Club asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Kejuaraan Taekwondo Danrem 052 Wijayakrama di Tangerang.
Baginya, ajang bergengsi ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah berharga yang membuka peluang luas bagi atlet dari daerah terpencil untuk mengasah kemampuan dan mengharumkan nama daerah di panggung nasional.
Bersama 10 atlet binaannya yang terdiri dari kategori prakadet, kadet, junior, hingga senior, Pelatih Derina Da Cunha menempuh perjalanan ribuan kilometer melintasi laut dan darat demi hadir di panggung ini.



Perjalanan panjang menyeberangi lautan lepas dengan kapal laut, lalu melanjutkan perjalanan darat menggunakan kereta api, menjadi bukti nyata betapa besarnya antusiasme timnya untuk berpartisipasi dalam kejuaraan yang dinilai memiliki standar kualitas tinggi ini.

”Kami sangat mengapresiasi pihak penyelenggara Kejuaraan Taekwondo Danrem 052 Wijayakrama yang telah memberikan kesempatan yang sama bagi kami dari ujung timur Indonesia untuk bersaing di panggung nasional.”ungkap Pelatih Derina Da Cunha dengan nada penuh rasa syukur, sambil memperhatikan anak asuhnya yang sedang melakukan pemanasan dengan penuh disiplin.
Menurutnya, penyelenggaraannya sangat profesional, fasilitas memadai, dan suasana kompetisinya sungguh luar biasa.
Persiapan menuju ajang ini telah ditempa dengan ketat selama enam bulan penuh di bawah bimbingan Pelatih Derina Da Cunha. Ia menerapkan sistem pembinaan bertingkat yang terencana, membagi atlet ke dalam kelas reguler untuk pembinaan dasar dan kelas prestasi bagi mereka yang ditargetkan tampil di kejuaraan besar.
”Di kelas prestasi, kami mempersiapkan mereka dengan sistem pemusatan latihan khusus untuk mengikuti kejuaraan-kejuaraan besar seperti kejuaraan nasional dan tentu saja Kejuaraan Taekwondo Danrem 052 Wijayakrama ini. Kami melihat ajang ini sebagai panggung yang tepat untuk menguji kemampuan yang telah kami asah selama ini,” tambahnya.

Awalnya tim ini tengah memusatkan persiapan untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) di Kupang. Namun ketika informasi tentang Kejuaraan Taekwondo Danrem 052 Wijayakrama tersebar melalui jaringan sesama pelatih sabuk hitam di NTT, dan ajang POPDA mengalami penundaan.
Pelatih Derina Da Cunha tak ragu sedikit pun untuk mengubah arah tujuan. Keputusan untuk berpartisipasi di Tangerang diambil dengan penuh keyakinan, melihat reputasi ajang yang mampu mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai penjuru negeri.
Di tengah perjuangan tim, dukungan hangat juga mengalir dari lingkungan pendidikan tempat para atlet menuntut ilmu. Sekolah-sekolah memberikan dukungan nyata bagi perkembangan potensi mereka, sebagian atlet mendapat keringanan biaya sekolah, ada yang diberi bantuan biaya perjalanan, dan tak sedikit pula yang mendapatkan akselerasi pembelajaran agar tak tertinggal pelajaran meski harus meninggalkan kelas selama berhari-hari. Hal ini pun menjadi perhatian khusus bagi Pelatih Derina Da Cunha.
”Kami juga sangat mengapresiasi dukungan dari pihak sekolah yang memahami pentingnya prestasi olahraga bagi pembentukan karakter generasi muda. Dukungan ini sangat berarti bagi perjuangan anak-anak kami,” ujarnya.
Pengalaman berharga pernah mereka ukir di bawah asuhan Pelatih Derina Da Cunha, ketika tim ini menjadi juara umum di Kejuaraan Nasional Labuan Bajo dengan 23 atlet yang menyabet 22 medali emas. Prestasi gemilang itu kini menjadi modal semangat bagi mereka untuk tampil maksimal di panggung Kejuaraan Taekwondo Danrem 052 Wijayakrama.
Target yang ditetapkan Pelatih Derina Da Cunha untuk anak asuhnya di ajang ini jelas dan penuh optimisme: mempersembahkan medali emas dan perak sebanyak mungkin. Namun lebih dari sekadar perolehan medali, ia menekankan bahwa keikutsertaan mereka di sini adalah tentang menambah jam terbang yang berharga.
Setiap pertandingan melawan atlet dari berbagai provinsi adalah pelajaran berharga yang akan menempa mental, mengasah teknik, dan memperluas wawasan para atlet muda tentang dunia Taekwondo nasional.
Di akhir pembicaraan, Pelatih Derina Da Cunha kembali menyampaikan harapannya agar prestasi yang diraih anak asuhnya di ajang bergengsi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan klub, tetapi juga dapat membuka jalan kemudahan bagi para atlet untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi melalui jalur prestasi.
”Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Kejuaraan Taekwondo Danrem 052 Wijayakrama yang telah memberikan kami panggung untuk tumbuh dan berkembang. Semoga prestasi yang kami raih di sini benar-benar berarti bagi masa depan anak-anak kami,” pungkas Pelatih Derina Da Cunha dengan senyum penuh harap, siap mendampingi anak asuhnya melangkah ke atas matras untuk memberikan yang terbaik.(*)












