⚡ BREAKING

PSM Curi Perhatian di Kirab Silat Madiun HUT ke-108

PSM Curi Perhatian di Kirab Silat Madiun HUT ke-108

MADIUN, KARONESIA.COM – Pencak Silat Militer (PSM) tampil memukau dan berhasil menyedot perhatian ribuan pasang mata dalam Kirab Budaya Pencak Silat yang digelar Pemerintah Kota Madiun, Kamis (25/6/2026). Kegiatan bertajuk peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun itu berlangsung meriah, dimulai dari pelataran Balai Kota Madiun hingga berakhir di Alun-Alun Kota Madiun.

‎Di tengah penampilan belasan perguruan silat, kontingen PSM tampil menonjol dengan atraksi yang memadukan ketangkasan gerak dan kedisiplinan tinggi. Sorak-sorai penonton serta tepuk tangan berulang kali menggema saat pesilat PSM melintas di ruas-ruas jalan protokol kota. Antusiasme warga tak surut hingga seluruh rangkaian atraksi tuntas.

‎Sebanyak 14 perguruan silat turut ambil bagian dalam kirab bersejarah tersebut, yakni Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) Tunas Muda, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), PSM, IKSPI Kera Sakti, Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Kelatnas Indonesia Perisai Diri, PPS Betako Merpati Putih, IKS Pro Patria, OCC Pangastuti, Persinas ASAD, Persaudaraan Rasa Tunggal, Pandan Alas, Persaudaraan Setia Hati Tuhu Tekad, serta PS Cempaka Putih.

‎PSM dikenal sebagai bela diri resmi yang wajib dikuasai prajurit TNI Angkatan Darat. Seni bela diri ini merupakan hasil perpaduan berbagai aliran pencak silat dari penjuru Nusantara dan telah lama menjadi fondasi pembentukan karakter prajurit, mencakup aspek disiplin, loyalitas, dan semangat juang.

‎Korem 081/DSJ menyambut positif penyelenggaraan kirab yang untuk pertama kalinya digelar dalam rangkaian perayaan HUT Kota Madiun ini. Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa kegiatan semacam ini menjadi momentum strategis untuk mempererat persatuan antarperguruan silat.

‎”Kami menyambut baik kegiatan yang sangat positif ini. Kami berharap semangat kebersamaan dan persaudaraan akan terus tumbuh di Kota Madiun, khususnya di antara sesama perguruan silat,” ujar Kolonel Arm Untoro Hariyanto.

‎Lebih lanjut, Danrem menekankan bahwa soliditas antarperguruan silat menjadi salah satu pilar penjaga kondusivitas wilayah sekaligus penopang keberhasilan program pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Ia optimis pencak silat akan kian mengakar sebagai kebanggaan warga Madiun dan turut memperkuat citra kota ini sebagai Kota Pendekar.

‎Terkait Hari Jadi ke-108, Danrem berharap Kota Madiun terus melaju sebagai daerah yang berprestasi dan sejahtera. Ia juga menyatakan kesiapan institusinya untuk mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

‎Kirab Budaya Pencak Silat ini menjadi wajah nyata komitmen Kota Madiun dalam merawat warisan budaya leluhur sekaligus membangun persatuan di tengah keberagaman perguruan silat yang hidup berdampingan di kota tersebut.(*)

Karonesia
  • Penulis: Arwang
  • Editor: Lingga
  • Sumber: Penrem 081 DSJ
Bagikan Artikel Ini
Informasi terpercaya dari karonesia.com
Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 7538

Artikel Populer