Korem 081/DSJ Kerahkan Delapan Perwira Tangani Karhutla di Kalimantan dan Sumatera

Korem 081/DSJ Kerahkan Delapan Perwira Tangani Karhutla di Kalimantan dan Sumatera

Madiun, KARONESIA.com – Korem 081/DSJ mengerahkan delapan personel untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera. Mereka ditugaskan sebagai tim penyuluh untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan Karhutla.

‎Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan, personel yang dikerahkan terdiri atas satu perwira menengah (Pamen) dan tujuh perwira pertama (Pama). Mereka berangkat dari Lanud Halim Perdana Kusuma, Kamis, (27/8/2026), menuju wilayah tugas masing-masing.

‎“Sesuai perintah, total ada delapan personel yang kami kerahkan, terdiri dari satu Pamen (Perwira Menengah) dan tujuh Pama (Perwira Pertama). Siang ini mereka langsung berangkat dari Lanud Halim Perdana Kusuma menuju tempat tugasnya masing-masing,” kata Untoro dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

Caption: Delapan perwira Korem 081/DSJ berpose sebelum lepas landas dari Lanud Halim Perdana Kusuma menuju wilayah Karhutla Kalimantan dan Sumatera.


‎Para perwira tersebut nantinya menjalankan tugas sebagai tim penyuluh bencana Karhutla di sejumlah wilayah terdampak. Fokus tugas mereka adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai langkah pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan.

‎Keterlibatan personel Korem 081/DSJ menjadi bagian dari upaya TNI membantu pemerintah menghadapi bencana Karhutla sekaligus mencegah kebakaran meluas. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada penanganan, tetapi juga penguatan edukasi kepada masyarakat.

‎Menurut Untoro, pencegahan menjadi salah satu unsur penting dalam menghadapi ancaman Karhutla. Masyarakat perlu mendapatkan pemahaman mengenai bahaya dan dampak pembukaan lahan dengan cara membakar.

‎“Tugas ini merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian TNI guna membantu pemerintah dalam penanganan Karhutla, khususnya melalui edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat,” terang Kolonel Untoro.

‎Kebutuhan terhadap langkah pencegahan juga berkaitan dengan kondisi musim kemarau. Lingkungan yang kering membuat api lebih mudah menyebar sehingga kebakaran berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas.

‎Karena itu, penyuluhan kepada masyarakat menjadi salah satu bagian dari penugasan delapan perwira tersebut. Edukasi diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai bahaya pembakaran dalam kegiatan pembukaan lahan serta pentingnya mencegah munculnya titik kebakaran.

‎Di sisi lain, penugasan personel ke luar wilayah teritorial Korem 081/DSJ menunjukkan kesiapan satuan untuk mendukung penanganan bencana sesuai kebutuhan. Para perwira yang diberangkatkan akan menjalankan tugas sesuai penempatan di wilayah Kalimantan dan Sumatera.

‎Untoro menegaskan kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab prajurit ketika dibutuhkan dalam penanganan bencana.

‎“Sebagai prajurit, kapan pun dibutuhkan, tentunya kami akan selalu siap hadir untuk membantu seperti dalam menghadapi bencana Karhutla, meski itu di luar wilayah kami,” pungkasnya.

‎Penugasan delapan perwira Korem 081/DSJ selanjutnya diarahkan pada pelaksanaan penyuluhan di wilayah tugas masing-masing. Informasi yang disampaikan kepada masyarakat diharapkan mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di tengah kondisi musim kemarau.(*)

Editor : Lingga
Sumber : Penrem -081/DSJ

Bagikan Artikel Ini

Dukung jurnalisme yang akurat dan terpercaya bersama Karonesia.com

Views 4
Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 8019

Artikel Populer