Gudang Shopee di Sepatan Terbakar, Water Tank TNI AD Dikerahkan
TIGARAKSA, KARONESIA.COM — Kebakaran melanda gudang ekspedisi PT Togo Steel Shopee di kawasan Pergudangan Batik, Kampung Teriti, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Kamis (15/10/2026) dini hari. Dalam penanganan kejadian tersebut, Koramil 10/Sepatan mengerahkan satu unit mobil Water Tank TNI AD untuk membantu petugas pemadam kebakaran menjinakkan api.
Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 03.30 WIB setelah petugas keamanan melihat kepulan asap dari dalam gudang. Upaya pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya tidak mampu mengendalikan api yang semakin membesar, sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan kepada kepala dusun, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Desa Karet.



Menindaklanjuti laporan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk mempercepat penanganan di lokasi. Sekitar pukul 04.00 WIB, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 45 personel dari Kabupaten Tangerang dikerahkan untuk memadamkan api.

Sinergi Petugas dalam Penanganan Kebakaran
Personel Koramil 10/Sepatan, Polsek Sepatan, petugas pemadam kebakaran, dan Pemerintah Desa Karet turut berada di lokasi untuk membantu pengamanan serta mendukung proses pemadaman. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menangani kebakaran dan menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Hingga pukul 07.00 WIB, proses pemadaman masih berlangsung. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik, tetapi penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia.
Sementara itu, nilai kerugian materiil belum dapat ditaksir. Penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Polsek Sepatan untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.
Respons Cepat dan Koordinasi Lintas Instansi
Keterlibatan personel Koramil 10/Sepatan dalam penanganan kebakaran tersebut menunjukkan dukungan TNI AD terhadap upaya penanggulangan keadaan darurat di wilayah.
Koordinasi dengan kepolisian, petugas pemadam kebakaran, dan pemerintah desa menjadi unsur penting dalam mendukung penanganan kejadian secara terpadu.
Informasi mengenai penyebab pasti kebakaran dan total kerugian masih menunggu hasil penanganan lebih lanjut. Karena itu, masyarakat diimbau untuk mengacu pada keterangan resmi dari pihak berwenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.(*)
Sumber: Kodim 0510/Tigaraksa
Editor: Lingga













