Hadiri Apel Patuh Jaya 2026, Dandim Tangerang Dorong Budaya Tertib

Hadiri Apel Patuh Jaya 2026, Dandim Tangerang Dorong Budaya Tertib

TANGERANG, KARONESIA.com – Dandim 0506/Tangerang Kolonel Inf M. Alharidz Unus mendorong terbentuknya budaya tertib lalu lintas. Ajakan itu muncul saat ia hadir di apel gelar pasukan Operasi Patuh Jaya 2026, Senin (26/10/2026).

Apel digelar Polres Metro Tangerang Kota di Jalan Harapan III, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang. Kapolres Kombes Pol. Herbin Garbawiyata J. Sianipar memimpin apel itu.

Sekitar 280 peserta ikut serta. Mereka berasal dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Jasa Marga.

Bagi Dandim, kehadiran TNI mencerminkan pentingnya sinergi antarlembaga. Tujuannya satu, yakni ketertiban dan keselamatan di jalan raya.

Ia berpandangan, penegakan aturan tidak boleh berhenti pada penindakan. Pendekatan persuasif, edukasi, dan keteladanan aparat perlu berjalan beriringan.

Pandangan itu sejalan dengan amanat Kapolda Metro Jaya yang dibacakan Kapolres. Kapolda meminta personel bertugas dengan tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan.

Personel juga diminta menjadi teladan berlalu lintas. Sinergi dengan TNI diminta diperkuat.

Tema operasi tahun ini adalah “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.” Kerja sama polisi, TNI, instansi terkait, dan masyarakat menjadi penekanannya.

Operasi berlangsung 14 hari, 26 Oktober sampai 8 November 2026. Warga perlu waspada, sebab sasarannya adalah pelanggaran yang akrab di jalan sehari-hari.

Sasaran itu mencakup pengendara motor tanpa helm berstandar SNI dan pengemudi tanpa sabuk pengaman. Penggunaan ponsel saat berkendara juga disasar.

Pelanggaran rambu dan marka jalan ikut diincar. Begitu pula pengendara yang melebihi batas kecepatan dan melawan arus.

Namun, Dandim mengingatkan bahwa keberhasilan operasi tidak diukur dari apel atau kegiatan simbolis. Tolok ukurnya adalah kepatuhan pengguna jalan yang meningkat dan perilaku berisiko yang berkurang.

Menurutnya, kolaborasi TNI, Polri, dan pemangku kepentingan harus berkelanjutan. Budaya tertib lalu lintas perlu dibangun terus-menerus, tidak hanya saat operasi berlangsung.

Dandim juga menyinggung pemberian rompi keselamatan kepada warga. Langkah itu disebut bisa menjadi bagian dari edukasi perlindungan diri di jalan raya.

Dengan begitu, Operasi Patuh Jaya 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda penegakan hukum. Operasi ini juga diharapkan menumbuhkan kepedulian warga terhadap keselamatan jiwa di jalan raya Kota Tangerang.(*)

Penulis: Tim Redaksi karonesiacom | Editor: Lingga


🔄 Bagikan Artikel Ini

Dukung jurnalisme yang akurat dan terpercaya bersama Karonesia.com. Sebarkan informasi yang bermanfaat!

Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 8436

Artikel Populer