Kodim 0510/Tigaraksa Bekali 60 Peserta dengan Wawasan Bela Negara
Tigaraksa, Karonesia.com – Sekitar 60 anggota Keluarga Besar TNI (KBT) di Kabupaten Tangerang mengikuti pembinaan wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara yang digelar Kodim 0510/Tigaraksa di Aula Darmawangsa, Selasa (1/9/2026).
Peserta berasal dari sejumlah organisasi, yakni KB FKPPI PC 0908, KB FKPPI PC 27, GM FKPPI, dan PPM Kabupaten Tangerang. Pembinaan difokuskan pada pemahaman nilai bela negara, wawasan kebangsaan, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan.



Kapten Inf Triyadi, Danramil 13/Cisoka, menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa bela negara tidak selalu berkaitan dengan aktivitas militer.
“Bela negara tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan yang bersifat militer, tetapi juga dapat dilakukan dengan menjaga kerukunan, menaati aturan, membantu sesama, serta berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Triyadi.
Materi pembinaan juga menyoroti peran masyarakat dalam menjaga persatuan di tengah kehidupan sosial. Kesadaran bela negara, dalam konteks yang disampaikan kepada peserta, dikaitkan dengan sikap sehari-hari serta keterlibatan positif dalam lingkungan masing-masing.
Kapten Inf Yadi, Pasilog Kodim 0510/Tigaraksa, turut menyampaikan pentingnya komunikasi antara Keluarga Besar TNI, aparat kewilayahan, dan komponen masyarakat.
“Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat memperkuat persatuan serta bersama-sama menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah,” katanya.
Pembinaan ini menempatkan wawasan kebangsaan sebagai bagian dari penguatan pemahaman peserta mengenai kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Selain materi bela negara, peserta juga mendapat penekanan mengenai pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui sikap dan tindakan di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Makodim 0510/Tigaraksa tersebut diikuti oleh berbagai unsur KBT di Kabupaten Tangerang. Fokus pembekalan diarahkan pada pemahaman tentang persatuan, kerukunan, kepatuhan terhadap aturan, serta pentingnya membangun komunikasi dengan lingkungan dan aparat kewilayahan.(*)
Sumber : Pendim -0510/Trs












