Maulid Nabi di Yonarhanud 10/ABC Jadi Ruang Penguatan Karakter Prajurit
Jakarta Selatan, KARONESIA.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Batalyon Arhanud 10/ABC tidak sekadar menjadi agenda keagamaan. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Ihsan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2026), menjadi ruang penguatan akhlak, karakter, dan profesionalisme prajurit serta Persit Ranting 3 Yonarhanud 10/ABC.
Batalyon Arhanud 10/ABC menggelar peringatan tersebut dengan mengusung tema “Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat”.
Tema itu menjadi bagian dari refleksi bersama mengenai peran prajurit dalam menjalankan tugas sekaligus membangun karakter yang berlandaskan nilai moral dan keteladanan Rasulullah SAW.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Sholat Maghrib berjamaah. Setelah itu, prajurit dan anggota Persit Ranting 3 Yonarhanud 10 mengikuti tausiyah yang disampaikan Ustadz H. Harir Rijal.
Dalam ceramahnya, Ustadz H. Harir Rijal menekankan pentingnya meneladani akhlakul karimah, keteguhan sikap, serta kepemimpinan Rasulullah SAW. Nilai tersebut dinilai relevan untuk menjadi landasan dalam membentuk pribadi prajurit yang memiliki karakter kuat dalam menjalankan tugas.
Peringatan Maulid kemudian tidak berhenti pada aspek seremonial. Nilai Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah ditekankan sebagai bagian dari pembentukan sikap yang mendukung kedisiplinan dan profesionalisme prajurit.
Siddiq mencerminkan kejujuran, amanah berkaitan dengan tanggung jawab, tabligh mengandung keteladanan dalam menyampaikan kebenaran, sedangkan fathanah menekankan kecerdasan dan kebijaksanaan. Keempat nilai tersebut menjadi pesan moral yang dibawa dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi di lingkungan Yonarhanud 10/ABC.
Penguatan nilai keagamaan tersebut juga diarahkan untuk membangun keseimbangan antara kemampuan fisik dan profesionalisme tugas dengan karakter pribadi. Prajurit tidak hanya dituntut memiliki kesiapan dalam menjalankan tugas militer, tetapi juga memiliki sikap yang mencerminkan tanggung jawab dan akhlak.
Bagi Persit Ranting 3 Yonarhanud 10, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan di lingkungan satuan.
Setelah tausiyah, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Sholat Isya berjamaah. Kegiatan kemudian ditutup dengan santap malam bersama sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antarprajurit, Persit, dan keluarga besar satuan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H itu diharapkan mendorong prajurit dan Persit Ranting 3 Yonarhanud 10 untuk terus menerapkan nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut menjadi relevan di tengah tuntutan tugas yang membutuhkan kedisiplinan, profesionalisme, serta kemampuan beradaptasi menghadapi berbagai tantangan.
Nilai akhlak ditempatkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari karakter prajurit dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.(*)



Sumber : Pen Yonarhanud -10/ABC












