Pasar Joyo Dibersihkan, Pedagang Harap Pembeli Makin Ramai
Madiun, Karonesia.com – Kebersihan lingkungan pasar menjadi perhatian pedagang di Kota Madiun setelah aksi bersih-bersih digelar di Pasar Joyo dan Pasar Kotak, Selasa (8/9/2026). Kondisi pasar yang lebih bersih dan rapi diharapkan membuat aktivitas jual beli semakin nyaman.
Puluhan prajurit Korem 081/DSJ dan Kodim 0803/Madiun terlibat dalam kegiatan tersebut bersama personel kepolisian, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat.
Bagi pedagang, perubahan kondisi lingkungan pasar bukan sekadar soal tampilan. Kebersihan berkaitan dengan kenyamanan mereka saat berjualan sekaligus harapan agar masyarakat lebih tertarik datang untuk berbelanja.
“Senang dan bersyukur karena pasar menjadi lebih bersih dan kelihatan rapi,” kata Kliwon, pedagang makanan dan minuman di Pasar Joyo.
Kliwon berharap keterlibatan TNI bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat terus dilakukan. Ia juga berharap hubungan antara prajurit dan masyarakat tetap terjaga.
Harapan serupa disampaikan Siti Syamsani, pedagang kelapa parut dan lontong yang telah puluhan tahun berjualan di Pasar Joyo. Menurut dia, kebersihan lingkungan dapat memberikan kenyamanan bagi orang yang datang ke pasar.
“Kalau pasarnya bersih, semoga membuat yang beli semakin banyak,” ujar Siti.
Aksi tersebut merupakan bagian dari Gerakan TNI Peduli Sampah yang digelar untuk memperingati HUT ke-81 TNI. Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan pasar menjadi salah satu lokasi yang membutuhkan perhatian karena aktivitas di dalamnya berlangsung dengan intensitas tinggi dan menghasilkan sampah setiap hari.
Menurut Untoro, menjaga kebersihan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah atau petugas kebersihan. Peran masyarakat diperlukan agar lingkungan pasar tetap terjaga setelah kegiatan bersih-bersih selesai.
Ia berharap gerakan tersebut dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.
“Harapannya, setelah kegiatan ini masyarakat semakin peduli dan memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” kata Untoro.
Respons para pedagang memperlihatkan bahwa kebersihan pasar memiliki kaitan langsung dengan aktivitas mereka. Bagi mereka, lingkungan yang lebih rapi bukan hanya membuat tempat berdagang terasa nyaman, tetapi juga menyimpan harapan agar pasar semakin ramai dikunjungi.(#)
Sumber : Penrem -081/DSJ
Bagikan Artikel Ini
Dukung jurnalisme yang akurat dan terpercaya bersama Karonesia.com















