Doa untuk Pahlawan, Amanah Jadi Kunci di HUT RI ke-81 Tangerang

Doa untuk Pahlawan, Amanah Jadi Kunci di HUT RI ke-81 Tangerang

Tigaraksa, KARONESIA.com – Ribuan jemaah dari berbagai unsur pemerintahan, TNI, Polri, hingga tokoh agama memadati Masjid Agung Al Amjad di Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Jumat (14/8/2026). Mereka berkumpul dalam Tasyakuran HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tingkat Kabupaten Tangerang, yang tahun ini mengusung tema “Mempererat Persatuan, Mewujudkan Kabupaten Tangerang yang Semakin Gemilang”.

Tasyakuran, tradisi doa dan rasa syukur yang lazim digelar instansi pemerintah menjelang atau pada momen HUT Kemerdekaan, kali ini dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si. selaku penanggung jawab kegiatan.

Turut hadir Sekda Kabupaten Tangerang Drs. Soma Atmaja, M.Si., Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0510/Tigaraksa Mayor Inf Windra Sanur, Kptn Eros dari Sat Rad/401, Kompol Kresna dari Polresta Tangerang Selatan, AKP Subarjo dari Polres Tangerang, penceramah H. Ahmad Syofa Arisudin, Ketua MUI Kabupaten Tangerang Drs. H. M. Ues Nawawi, Kepala Baznas H. Nawawi, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, jajaran OPD Pemkab Tangerang, hingga Majelis Taklim NU Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan pembangunan yang bermanfaat. “Republik Indonesia merdeka tahun 1945. Kita yang masih hidup tentunya harus mengisi perjuangan yang dahulu diperjuangkan oleh para pahlawan. Mari kita doakan para pahlawan kita,” ujarnya.

Ia juga meminta jajaran pemerintah daerah menjalankan tugas dengan penuh amanah sembari menjaga kondisi Kabupaten Tangerang tetap aman.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada para jamaah yang hadir. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan pembangunan. Khususnya kepada para pegawai, mari sama-sama kita jalankan tugas dengan penuh amanah,” katanya.

Senada dengan Bupati, Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Inf Windra Sanur menilai tasyakuran ini sebagai momentum mengenang jasa pahlawan sekaligus memperkuat persatuan.

“Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur, mempererat persatuan serta meningkatkan kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus kita isi dengan hal-hal positif dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Suasana kian khidmat saat penceramah H. Ahmad Syofa Arisudin mengajak jemaah mendoakan para pahlawan sembari berintrospeksi.

“Para pahlawan yang merebut kemerdekaan kita, mari kita doakan terus. Isilah kemerdekaan dengan kegiatan yang positif. Mari kita introspeksi, sudah berbuat apa kita untuk negara ini dan dengan kekayaan yang kita miliki sudah berbuat apa kita untuk agama dan negara,” tuturnya, seraya berharap masyarakat senantiasa mendapat perlindungan dan keberkahan dalam beraktivitas.

Rangkaian doa bersama ini menjadi penutup simbolis rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di tingkat kabupaten sebelum memasuki agenda pembangunan berikutnya. Amanah yang berulang kali digaungkan hari itu, dari mimbar pejabat hingga mimbar penceramah kini menanti dibuktikan lewat kerja nyata di lapangan.(*)

Penulis : Pamungkas
Editor : Lingga
Sumber : Pendim 0510 Trs

Bagikan Artikel Ini

Dukung jurnalisme yang akurat dan terpercaya bersama Karonesia.com

Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 7930

Artikel Populer