Dandim Tinjau Koperasi Merah Putih Siap Diresmikan 16 Mei
Tigaraksa | KARONESIA.COM – Koperasi Merah Putih Tangerang siap diresmikan nasional pada 16 Mei 2026. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Komandan Kodim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono usai mendampingi Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi bangunan dan fasilitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Jumat (15/5/2026).
Kunjungan lapangan itu bukan sekadar seremonial. Dandim bersama rombongan memeriksa secara detail seluruh fasilitas penunjang operasional koperasi, mulai dari ruang niaga, ruang klinik, kendaraan operasional, bentor roda tiga, perlengkapan administrasi, hingga stok sembako yang telah disiapkan untuk mendukung aktivitas koperasi sejak hari pertama beroperasi.



Setiap sudut ditinjau dengan teliti, memastikan tidak ada celah ketidaksiapan menjelang hari bersejarah peresmian nasional.
Letkol Inf Yudho Setyono menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar bangunan atau program seremonial yang berhenti pada gunting pita.
Program ini, kata dia, merupakan bagian integral dari upaya nyata memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa yang selama ini kerap terpinggirkan dari akses ekonomi formal.
“Program Koperasi Merah Putih ini memiliki peran penting dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Karena itu seluruh kesiapan harus benar-benar diperhatikan agar setelah diresmikan nanti koperasi dapat langsung berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Yudho dengan tegas.
Dandim juga menekankan komitmen TNI melalui Kodim 0510/Tigaraksa untuk mendukung penuh program pemerintah ini. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pengurus koperasi menjadi fondasi utama agar seluruh tahapan persiapan berjalan optimal tanpa hambatan.
“Kami ingin seluruh proses berjalan lancar. Sinergi semua pihak sangat penting agar koperasi ini benar-benar menjadi pusat penguatan ekonomi masyarakat desa,” katanya.
KDKMP Ciakar dibangun di atas lahan aset desa seluas 1.000 meter persegi dengan luas bangunan 600 meter persegi. Fasilitas yang tersedia tidak hanya berfokus pada perdagangan, tetapi juga mencakup pelayanan kesehatan dasar melalui ruang klinik, pusat distribusi kebutuhan pokok, serta ruang pemberdayaan usaha masyarakat.
Desain koperasi ini sengaja dirancang multifungsi agar mampu menjawab berbagai kebutuhan warga desa secara komprehensif dalam satu atap.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid turut memberikan arahan tegas kepada pengurus koperasi. Ia meminta agar seluruh sarana dan prasarana dijaga kesiapannya sehingga operasional koperasi dapat langsung berjalan maksimal begitu peresmian nasional usai dilaksanakan.
Kegiatan monitoring berjalan aman dan kondusif dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta pengurus koperasi setempat.
Kehadiran sinergi lintas lembaga ini menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir secara serius membangun fondasi ekonomi desa yang mandiri, berdaya, dan berkelanjutan. (*)













