Kemerdekaan Diukur dari Karya, Bukan Sekadar Seremoni
Tangerang, KARONESIA.com – Makna kemerdekaan kembali ditegaskan bukan hanya melalui pengibaran Sang Merah Putih, tetapi juga lewat komitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 RI tingkat Kota Tangerang di Lapangan Alun-alun Kota Tangerang, Senin (17/8/2026).
Upacara yang berlangsung pukul 07.00 hingga 08.40 WIB itu diikuti sekitar 1.000 peserta dan tamu undangan. Unsurnya mencakup Forkopimda, TNI-Polri, Pemerintah Kota Tangerang, tokoh agama, organisasi masyarakat, pemuda, pelajar hingga berbagai elemen masyarakat.
Keterlibatan Kodim 0506/Tangerang terlihat dari penempatan sejumlah pejabat dan personel dalam rangkaian upacara. Mayor Inf Kurniawan, Danramil 02/Batuceper Kodim 0506/Tangerang, dipercaya sebagai Komandan Upacara. Sementara Perwira Upacara dijabat Mayor Inf Saryoto, Pasi Ren Kodim 0506/Tangerang.
Hadir pula Kasdim 0506/Tangerang Letkol Inf Yuki Amanan bersama Kasi Ren Korem 052/Wijayakrama Kolonel Inf Ircham Efendi serta unsur Forkopimda Kota Tangerang.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin mengingatkan bahwa 81 tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, perjuangan bangsa harus diteruskan melalui kerja nyata.
“Kemerdekaan memiliki makna yang jauh lebih dalam, yaitu bagaimana kita meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya. Mengisi kemerdekaan berarti memastikan rakyat merasakan hadirnya negara,” ujar Sachrudin.
Ia menyebut Pemkot Tangerang terus mendorong kesejahteraan melalui sektor pendidikan, ketenagakerjaan, pangan, kesehatan, perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Program Gampang Sekolah diperluas melalui keterlibatan sekolah swasta, sedangkan Gampang Kerja diarahkan untuk meningkatkan keterampilan generasi muda sekaligus membuka peluang kerja dan kewirausahaan.
Sejumlah capaian turut disampaikan, antara lain keberhasilan mempertahankan opini WTP dari BPK RI untuk ke-19 kalinya berturut-turut, peningkatan IPM, penurunan kemiskinan dan pengangguran serta penguatan pelayanan pemerintahan berbasis elektronik.
Namun, tantangan seperti banjir, kemacetan, sampah dan pembangunan infrastruktur masih membutuhkan kerja bersama.
“Pemkot Tangerang tidak mungkin bekerja sendirian. Kami membutuhkan dukungan penuh dari jajaran DPRD, Forkopimda, dunia usaha, perguruan tinggi, tokoh agama, insan pers, organisasi masyarakat, pemuda, para kader, relawan dan seluruh warga Kota Tangerang. Kota ini milik kita bersama, kemajuan kota ini adalah hasil kerja kita bersama,” tegasnya.
Prosesi pengibaran Merah Putih oleh Pasukan Bhumandala menjadi salah satu momen utama. Pasukan upacara berjumlah sekitar 855 personel dari unsur TNI, Polri, instansi pemerintah, pelajar, Pramuka, organisasi masyarakat dan kepemudaan.
Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan penampilan tarian, pemberian hadiah perlombaan dan foto bersama.
Bagi Kota Tangerang, peringatan HUT ke-81 RI menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti ketika upacara berakhir. Karya, persatuan dan gotong royong menjadi cara untuk menerjemahkan kemerdekaan ke dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.(*)
Editor : Lingga
Sumber : Pendim 0506 Tgr
Bagikan Artikel Ini
Dukung jurnalisme yang akurat dan terpercaya bersama Karonesia.com















