Cegah Wabah, Babinsa dan DLH Gotong Royong Bersihkan Sampah Gondrong
Tangerang, Karonesia.com – Aksi bersih-bersih digelar di kawasan Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (14/9/2026), setelah tumpukan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) Jalan Ki Hajar Dewantoro RT 002/RW 005 dinilai berpotensi memicu munculnya penyakit.
Babinsa setempat bergerak bersama petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan warga untuk menuntaskan persoalan tersebut sebelum berdampak lebih luas.



Kolaborasi lintas unsur ini melibatkan tujuh orang yang turun langsung ke lokasi, terdiri dari tiga personel TNI, satu petugas DLH, dan empat warga sekitar. Mereka bahu-membahu mengangkut sampah yang telah menumpuk menggunakan gerobak, sebelum kemudian dibawa untuk ditangani sesuai prosedur yang berlaku.
Langkah cepat ini diambil bukan tanpa alasan. Tumpukan sampah yang dibiarkan berlarut-larut kerap menjadi sarang penyakit sekaligus mencemari lingkungan sekitar pemukiman warga. Karena itu, pembersihan TPS sementara ini menjadi prioritas agar kondisi lingkungan kembali sehat dan layak huni.
Babinsa Gondrong, Peltu Yuyun R., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan sinergi berbagai pihak dalam menjaga kebersihan wilayah.
Menurutnya, kolaborasi semacam ini penting dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar aksi seremonial belaka.
“Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, kegiatan ini juga kami harapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan,” ujarnya di lokasi.
Ia menambahkan bahwa perubahan pola pikir warga menjadi kunci utama agar persoalan sampah tidak terus berulang di kemudian hari. Edukasi dan pendampingan langsung di lapangan, kata dia, dinilai lebih efektif dibanding sekadar imbauan tanpa aksi nyata.
Proses pembersihan berlangsung tertib dan berjalan lancar hingga tuntas. Tidak ditemukan kendala berarti selama kegiatan berlangsung, berkat kekompakan antara personel TNI, petugas DLH, dan partisipasi aktif warga setempat.
Sinergi tiga unsur ini pun menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi sederhana di tingkat akar rumput mampu memberikan dampak signifikan. Lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus digalakkan secara rutin di berbagai titik rawan sampah lainnya di Kota Tangerang, guna mencegah masalah lingkungan yang lebih besar sekaligus menjaga kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.(*)
Sumber : Pendim -0506/Tgr












