Taekwondo Danrem 052 Cup Diikuti 427 Atlet, Bentuk Generasi Berkarakter dan Berprestasi

Taekwondo Danrem 052 Cup Diikuti 427 Atlet, Bentuk Generasi Berkarakter dan Berprestasi

Tangerang, KARONESIA.com – Kejuaraan “GRADE C NASIONAL, Open Turnament Taekwondo Piala Danrem 052/Wijayakrama“, yang berlangsung 22–23 Agustus 2026, resmi digelar di Sport Center Kelapa Dua Tangerang, Jl Raya Legok/Karawachi, Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kab Tangerang, menyatukan ratusan peserta dari berbagai penjuru negeri.

Sebanyak 427 atlet yang tergabung dalam 45 kontingen, berasal dari enam provinsi, turun bertanding dalam ajang yang digagas sebagai wadah silaturahmi sekaligus penguji kemampuan olahraga bela diri ini.

Keenam provinsi yang mengirimkan perwakilan meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur. Kehadiran peserta dari berbagai pulau membuktikan bahwa kejuaraan ini telah berkembang menjadi ajang berskala nasional, bukan sekadar kegiatan tingkat daerah saja.

Secara rinci, komposisi peserta sangat beragam dan mencakup berbagai jenjang usia. Sebanyak 339 atlet berasal dari kalangan pelajar, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA sederajat. Sementara itu, kategori mahasiswa dan senior diikuti 40 atlet, dan 25 lainnya merupakan anggota TNI serta Polri.

Dominasi peserta dari kalangan pelajar menunjukkan pembinaan Taekwondo di tingkat usia dini terus tumbuh pesat, sementara kehadiran unsur TNI dan Polri menambah kualitas serta ketatnya persaingan di lapangan.

Dalam pembukaan kejuaraan, Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Faisal Rizal, S.I.P., M.I.P., yang hadir didampingi jajaran pejabat daerah dan instansi terkait, menyambut antusiasme peserta dengan baik. Menurutnya, kehadiran atlet dari berbagai daerah di Indonesia adalah hal yang luar biasa dan menjadi fondasi persatuan.

“Kita bisa berkumpul, atlet dari Jakarta, Banten, ada yang dari Kalimantan, bahkan NTT pun hadir. Ini suatu hal yang luar biasa untuk menjalin ikatan silaturahmi antar atlet dan segenap komunitas Taekwondo di Indonesia,” ujar Faisal.

‎Ia menekankan tiga tujuan utama digelarnya kejuaraan ini. Pertama, sebagai sarana silaturahmi yang mempererat persaudaraan di antara para atlet, pelatih, dan komunitas olahraga. Jarak dan perbedaan daerah bukan pemisah, melainkan jembatan untuk saling mengenal dan memperkuat persatuan bangsa.

Kedua, ajang ini menjadi tempat menguji dan mengasah kemampuan. Melalui pertandingan, setiap atlet dapat mengevaluasi kekuatan dan kelemahan masing-masing, langkah awal untuk terus tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik.

‎”Jadikanlah kejuaraan ini sebagai sarana untuk menciptakan atlet-atlet nasional dari wilayahnya masing-masing. Dengan demikian, ini akan membawa nama baik, baik itu tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional dan internasional,” tuturnya.

Di sisi lain, Faisal juga mengingatkan bahwa Taekwondo bukan sekadar soal fisik dan teknik. Olahraga ini sarat dengan nilai disiplin, karakter, dan moral, yang bertujuan membentuk generasi muda yang tangguh, berjiwa damai, dan bermartabat.

Danrem juga menyampaikan kebanggaan tersendiri karena mayoritas peserta adalah anak-anak dan remaja, yang dinilai sebagai tanda bahwa masa depan Indonesia sedang disiapkan menuju Indonesia Emas 2045.

Faisal menutup sambutannya dengan mengingatkan bahwa dalam setiap pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Namun di atas segalanya, nilai silaturahmi, sportivitas, dan kedisiplinan harus tetap dijaga setinggi-tingginya. Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara di atas matras, tetapi juga atlet yang berkarakter bangsa.

“Selamat bertanding. Bermainlah dengan jujur, sportif, dan disiplin. Salam olahraga, salam Taekwondo — Indonesia Maju!”.(*)

Penulis : Budi
Editor : Lingga
Sumber : Penrem 052 Wkr

Bagikan Artikel Ini

Dukung jurnalisme yang akurat dan terpercaya bersama Karonesia.com

Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 8003

Artikel Populer