Danyon Arhanud 10/ABC Gerakkan Prajurit Cegah DBD
Jakarta Selatan, KARONESIA.com – Potensi genangan dan lingkungan yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk menjadi perhatian Batalyon Arhanud 10/ABC. Melalui Karya Bhakti Grebek Lumpur, prajurit turun langsung membersihkan saluran air dan lingkungan bersama PPSU Kelurahan Pesanggrahan serta warga RW 05 Komplek Batalyon Arhanud 10/ABC, Minggu (23/8/2026).
Pembersihan menyasar sejumlah titik yang dipenuhi endapan lumpur dan berpotensi menghambat aliran air. Prajurit juga menangani area rimbun yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, yang dikenal sebagai vektor utama penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Langkah tersebut tidak hanya diarahkan untuk membuat lingkungan lebih bersih. Pengerukan lumpur dan pembersihan saluran juga dilakukan untuk mengembalikan fungsi drainase sehingga air dapat mengalir tanpa sumbatan.

Komandan Batalyon Arhanud 10/ABC menempatkan keterlibatan prajurit dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari kepedulian terhadap persoalan lingkungan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
“Tugas prajurit tidak hanya berfokus pada kesiapsiagaan pertahanan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk menjawab tantangan riil di lingkungan. Perubahan cuaca ekstrem dan terik panas saat ini menciptakan ancaman nyata berupa berkembang biaknya nyamuk penyebab penyakit.



Lewat Grebek Lumpur ini, kita melakukan tindakan preventif serta penuh rasa kepedulian demi memastikan lingkungan pemukiman tetap aman, bersih, dan sehat bagi seluruh warga,” jelasnya.
Kegiatan tersebut mempertemukan prajurit TNI, PPSU, dan warga dalam satu pekerjaan bersama. Endapan lumpur diangkat, saluran air dibersihkan, sementara area yang berpotensi menjadi lokasi berkembang biaknya nyamuk turut ditangani.
Bagi warga RW 05, keterlibatan prajurit memberikan manfaat langsung. Salah seorang warga mengapresiasi aksi Grebek Lumpur karena saluran air yang sebelumnya dipenuhi endapan menjadi lebih bersih dan tertata.
“Kami sangat terbantu dengan kegiatan Grebek Lumpur ini. Prajurit Arhanud 10/ABC turun langsung bersama warga membersihkan saluran air dan lingkungan. Ini bukan hanya membuat lingkungan terlihat lebih bersih, tetapi juga membantu kami menjaga agar tidak ada genangan yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” ujarnya.
Warga tersebut juga menilai kehadiran prajurit mendorong masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan, terutama setelah saluran air selesai dibersihkan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara bersama-sama. Setelah dibersihkan, tentu warga juga punya tanggung jawab untuk menjaga saluran air dan lingkungan tetap bersih,” katanya.
Karya Bhakti Grebek Lumpur itu membuat lingkungan RW 05 Komplek Batalyon Arhanud 10/ABC menjadi lebih bersih dan tertata. Namun, pencegahan tidak berhenti pada pengerukan lumpur. Menjaga saluran tetap bersih dan menghindari munculnya titik genangan tetap menjadi tanggung jawab bersama warga dan lingkungan sekitar.(*)
Sumber : Pen Yonarhanud-10 ABC












