Menhan Sjafrie: Jangan Pernah Sakiti Hati Rakyat

Menhan Sjafrie: Jangan Pernah Sakiti Hati Rakyat

Tangerang, KARONESIA.com – Pesan itu disampaikan langsung di hadapan barisan prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pertahanan (Yonif TP) 942/Arya Wangsakara di Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi markas satuan tersebut, Kamis (13/8/2026) untuk meninjau langsung kesiapan operasional sekaligus memberi pengarahan kepada prajurit di wilayah yang menjadi penyangga Ibu Kota.

Kunjungan kerja ini bukan sekadar seremoni. Menhan datang didampingi jajaran perwira tinggi TNI dan Kementerian Pertahanan, di antaranya Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Kepala Badan Logistik Pertahanan Marsdya TNI Yusuf Jauhari, hingga Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Faizal Rizal.

Rombongan lebih dulu menerima paparan dari Danyonif TP 942/AW, Mayor Inf Syariif Al Martadha, mengenai program pembinaan teritorial dan ketahanan pangan yang tengah berjalan di satuan itu, sebelum berkeliling meninjau alat pertanian, barak, dapur, hingga sarana air bersih prajurit.

Di sinilah letak inti pesan Menhan: seluruh fasilitas dan kesejahteraan yang diterima prajurit adalah bentuk kepercayaan rakyat yang harus dibalas dengan pengabdian tulus. Ia menekankan bahwa nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI pedoman moral klasik yang mengatur sikap dan perilaku prajurit terhadap bangsa dan rakyat harus terus jadi rujukan sikap di lapangan, bukan sekadar hafalan seremonial.

“Rakyat telah memberikan kepercayaan yang besar kepada TNI. Karena itu, setiap prajurit harus menjaga kehormatan institusi dengan menjadi prajurit yang disiplin, setia, berani, dan selalu hadir membantu masyarakat. Jangan pernah menyakiti hati rakyat, karena rakyat adalah kekuatan utama TNI,” tegasnya di hadapan prajurit Yonif TP 942/AW.

Sjafrie juga mengingatkan bahwa tugas ke depan akan makin kompleks, sehingga kesiapan fisik, mental, dan moral prajurit harus terus diasah. Sebagai satuan yang berada di jalur strategis penyangga Jakarta, Yonif TP 942/AW diharapkan tampil profesional dan responsif terhadap dinamika yang berkembang di tengah masyarakat sekitarnya.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan penulisan pesan dan kesan, foto bersama, serta makan siang bersama prajurit, berlangsung aman berkat pengamanan terpadu dari Korem 052/Wijayakrama, Kodim 0510/Tigaraksa, Denpom Jaya-1 Tangerang, dan jajaran Kodam Jaya.

Namun pesan Sjafrie hari itu jauh lebih tahan lama dari seremoni: bahwa senjata dan seragam tak berarti apa-apa jika prajurit lupa siapa yang mereka lindungi. Selama hati rakyat tetap terjaga, di situlah kekuatan sejati TNI berada.(*)

Penulis : Budi
Editor : Lingga
Sumber : Penrem 052 Wkr

Bagikan Artikel Ini

Dukung jurnalisme yang akurat dan terpercaya bersama Karonesia.com

Views 3
Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 7930

Artikel Populer