Satgas Sampah Koramil 12/Rajeg Gelar Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Desa Mulya
Tigaraksa | KARONESIA.COM – Satgas Sampah Koramil 12/Rajeg, Kodim 0510/Tigaraksa bersama warga, aparat desa, dan petugas DLH menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Jumat (10/4/2026).



Kegiatan yang melibatkan 15 personil gabungan ini bukan sekadar rutinitas kebersihan. Dengan peralatan sederhana, truk sampah, sekop, garpu, sapu lidi, hingga cangkul, prajurit TNI bahu-membahu bersama Polsek Rajeg, unsur Muspika, dan elemen masyarakat menyisir sampah di sepanjang jalan Desa Tanjakan.
Pemandangan prajurit berseragam loreng mendorong gerobak dan mengangkat sekop menjadi gambaran nyata militer yang melebur di tengah kehidupan warga.
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap Program Pemerintah bertajuk ‘Bersih, Sehat, Guyub, Asri, Hijau, dan Berkelanjutan”, agenda nasional yang mendorong seluruh elemen bangsa, termasuk institusi militer, aktif menjaga kualitas lingkungan hidup di tingkat desa.
Penanggung jawab lapangan, Kapten Inf Tegus Rusmadi selaku Danramil 12/Rajeg, memimpin langsung koordinasi personil gabungan. Pelibatan Tim Sapu Bersih dengan armada truk sampah memastikan material yang terkumpul langsung terangkut tuntas tidak sekadar dipindahkan.
“Aksi bersih-bersih ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Kapten Inf Tegus Rusmadi di lokasi kegiatan, Jumat (10/4/2026).
Lebih jauh, Tegus menegaskan bahwa kehadiran Satgas Sampah di tengah warga memiliki dimensi lebih dari kebersihan fisik semata. “Melalui kegiatan korve ini, kami mendukung penuh program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kehadiran Satgas Sampah di tengah masyarakat juga sebagai bentuk komitmen dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Kegiatan ini mencerminkan pola pendekatan TNI berbasis teritorial yang menempatkan prajurit bukan sebagai entitas terpisah dari masyarakat, melainkan sebagai bagian aktif dari ekosistem sosial desa. Di wilayah Koramil 12/Rajeg, model sinergitas seperti ini berpotensi menjadi praktik berkelanjutan bukan sekadar aksi seremonial sesekali.(*)













