⚡ BREAKING
   

Gempa Flores Timur Paksa 1.100 Warga Mengungsi, 215 Rumah Rusak

Gempa Flores Timur Paksa 1.100 Warga Mengungsi, 215 Rumah Rusak

Jakarta | KARONESIA.COM – Gempa bumi magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Flores Timur, NTT, Rabu (8/4) malam, merusak 215 rumah dan memaksa sedikitnya 1.100 warga di lima desa mengungsi.

‎Dampak gempa meluas terutama di Pulau Adonara dan wilayah Solor Timur. Warga di Desa Terong dan Lamahala Jaya menjadi kelompok paling terdampak, dengan ratusan rumah mengalami kerusakan bervariasi.

‎Wilayah Flores Timur memang dikenal rawan aktivitas seismik karena berada di jalur cincin api. Guncangan meski berkekuatan sedang tetap berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan, terutama pada bangunan non-permanen.

‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat total 215 rumah rusak. Rinciannya, 134 unit di Desa Terong, 70 unit di Lamahala Jaya, serta sisanya tersebar di Dawataa, Karing Lamalouk, dan Motonwutun. Selain itu, sejumlah fasilitas umum juga ikut terdampak.

‎“Warga memilih mengungsi mandiri ke rumah keluarga dan mendirikan tenda di lokasi yang lebih aman,” ujar perwakilan BPBD Kabupaten Flores Timur dalam laporan tertulis, Kamis (9/4).

‎Pengungsian ini menunjukkan kekhawatiran warga terhadap potensi gempa susulan. Kondisi tersebut juga menuntut percepatan distribusi logistik agar kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi.

‎BPBD Flores Timur bersama tim gabungan kini terus menyalurkan bantuan dari Larantuka ke Pulau Adonara sebagai langkah awal penanganan darurat bagi warga terdampak. (red)

Karonesia
  • Penulis: Redaksi KARONESIA.COM
  • Editor: Lingga
Bagikan Artikel Ini
Informasi terpercaya dari karonesia.com
Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 7134

Artikel Populer