14.344 Gangguan Telekomunikasi Saat Lebaran Harus Ditangani 3 Jam
Jakarta | KARONESIA.COM – Sebanyak 14.344 laporan kualitas layanan telekomunikasi dinilai kurang baik selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Operator diwajibkan merespons dan menanganinya dalam waktu kurang dari tiga jam.



Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat ribuan tiket gangguan layanan selama operasional Posko Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 yang berlangsung pada 13 hingga 30 Maret. Data ini menjadi bagian dari evaluasi layanan di tengah lonjakan trafik komunikasi saat Lebaran.
Dalam laporan tersebut, terdapat 14.344 tiket yang masuk kategori hasil kurang baik berdasarkan pengukuran kualitas layanan. Setiap operator diminta segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan waktu respons kurang dari tiga jam sejak tiket diterima.
Penilaian dilakukan dengan menggabungkan pengukuran internal dan data crowdsourcing dari sejumlah platform, seperti Sigmon, OpenSignal, dan Ookla. Seluruh operator disebut telah merespons tiket yang masuk dan melakukan mitigasi di lapangan.
Meski demikian, kementerian tidak merinci parameter teknis yang digunakan untuk menentukan kategori “kurang baik”, termasuk metode pengolahan data dari sumber crowdsourcing tersebut.
Di sisi lain, pemerintah tetap menyatakan secara umum tidak terjadi gangguan besar selama periode RAFI 2026. “Selama masa layanan Posko RAFI 2026, tidak terjadi gangguan besar,” ujar Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto dalam keterangan resmi penutupan posko.(*)













