Jakarta (KARONESIA.COM) – Eskalasi konflik di Timur Tengah meningkat setelah rangkaian serangan yang melibatkan , , dan kelompok bersenjata di Lebanon. Perkembangan terbaru memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik regional, menyusul serangan rudal dan drone yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Militer Israel menyatakan telah melancarkan serangan ke sejumlah target di Lebanon selatan dan ibu kota sebagai tanggapan atas peluncuran roket dari wilayah tersebut. Serangan itu, menurut otoritas kesehatan Lebanon, menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 149 lainnya. Jumlah korban disebut masih bersifat sementara.
Sebelumnya, Hizbullah mengumumkan telah meluncurkan “rentetan roket dan sejumlah drone” ke wilayah Israel utara. Militer Israel mengonfirmasi adanya proyektil yang ditembakkan dari Lebanon, dan menyatakan sebagian di antaranya berhasil dicegat sistem pertahanan udara.
Korban di Israel
Layanan ambulans Israel melaporkan sedikitnya sembilan orang tewas setelah rudal menghantam kota . Otoritas setempat menyebut serangan itu sebagai salah satu yang paling mematikan sejak konflik terbaru pecah.
Militer Israel menyatakan serangan balasan dilakukan untuk “menghilangkan ancaman terhadap warga sipil di wilayah utara Israel”. Pihaknya juga mengimbau warga di sejumlah desa di Lebanon untuk mengungsi dari area yang disebut berdekatan dengan infrastruktur militer Hizbullah.
Dalam peringatan resminya, militer Israel meminta warga sipil menjauh setidaknya 1.000 meter dari lokasi yang diidentifikasi sebagai target potensial. Imbauan tersebut memicu arus pengungsian dan kemacetan lalu lintas di sejumlah wilayah Lebanon, menurut laporan media internasional.
Klaim Pembalasan
Hizbullah menyatakan serangan mereka merupakan bentuk pembalasan atas terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran, , dalam serangan udara yang dilaporkan melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen, namun menjadi bagian dari eskalasi retorika dan aksi militer dalam beberapa hari terakhir.
Israel belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai target spesifik serangannya, tetapi menegaskan tidak akan membiarkan kelompok bersenjata yang didukung Iran memperluas ancaman terhadap wilayahnya.
Dampak Regional
Komando Pusat Amerika Serikat sebelumnya melaporkan adanya korban di pihak militer AS dalam rangkaian ketegangan terbaru. Presiden menyatakan bahwa operasi militer dapat berlanjut dan memperingatkan kemungkinan bertambahnya korban.
Di luar Israel dan Lebanon, ketegangan juga dilaporkan terjadi di kawasan Teluk. Pangkalan udara Inggris, di Siprus, dilaporkan menjadi sasaran dugaan serangan drone, meski otoritas Inggris menyatakan tidak ada korban jiwa.
Negara-negara di kawasan Teluk menyuarakan kekhawatiran atas pelanggaran kedaulatan wilayah udara dan meningkatnya risiko keamanan regional.
Dampak Ekonomi
Eskalasi konflik turut berdampak pada pasar global. Harga minyak dunia dilaporkan naik di tengah kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi, terutama terkait jalur pelayaran strategis di sekitar .
Sementara itu, saham sejumlah maskapai penerbangan di kawasan Asia Pasifik tercatat melemah seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan operasional dan keamanan penerbangan internasional.
Latar Belakang Ketegangan
Israel dan Lebanon sebelumnya menyepakati gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat pada 2024, mengakhiri lebih dari satu tahun konfrontasi antara Israel dan Hizbullah. Namun sejak kesepakatan tersebut, kedua pihak saling menuduh melakukan pelanggaran.
Serangan terbaru menandai eskalasi signifikan dibandingkan insiden-insiden sebelumnya, terutama dengan keterlibatan langsung Iran dan meningkatnya risiko bentrokan lintas negara.
Sejumlah pengamat internasional menilai situasi saat ini berada pada fase yang sangat sensitif. Meski belum ada deklarasi perang resmi, intensitas serangan dan luasnya aktor yang terlibat meningkatkan kekhawatiran akan konflik yang lebih besar di kawasan.
Perkembangan situasi masih berlangsung dan angka korban dapat berubah seiring pembaruan resmi dari otoritas masing-masing pihak.
Link: https://karonesia.com/internasional/timur-tengah-ambang-perang-besar-israel-iran-saling-serang/

