Generasi Sehat, TMMD Ke-128 Bekasi Gelar Penyuluhan Cegah Stunting
Kota Bekasi | KARONESIA.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0507/Bekasi membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat jauh melampaui sekadar pembangunan infrastruktur fisik. Program yang tengah berlangsung di Kota Bekasi itu turut menyentuh aspek kesehatan warga secara langsung, salah satunya melalui kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan kesehatan keluarga yang disambut antusias oleh warga setempat.
Kegiatan penyuluhan digelar di wilayah sasaran TMMD Kota Bekasi, Selasa (12/5/2026). Peserta yang hadir didominasi para ibu dan keluarga muda sebagai kelompok yang paling krusial dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.



Dalam sesi tersebut, warga mendapatkan pemahaman mendalam soal pentingnya deteksi stunting lebih awal, penerapan pola hidup sehat, hingga asupan gizi seimbang yang dibutuhkan anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal.
Personel Satgas TMMD bersama tenaga kesehatan turun langsung mendampingi warga, membuka ruang diskusi terbuka mengenai berbagai persoalan kesehatan yang kerap dihadapi keluarga sehari-hari. Pendekatan tatap muka ini dinilai efektif karena masyarakat bisa bertanya secara langsung dan memperoleh jawaban berbasis fakta medis.
Selain stunting, materi penyuluhan juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan keluarga demi mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Danramil 02/Pondok Gede Mayor Inf Fajar Fitrianto menegaskan bahwa penyuluhan kesehatan bukan program sampingan, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari roh TMMD itu sendiri. Ia menyebut kesehatan masyarakat sebagai pondasi paling mendasar dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
”Melalui program TMMD ini, kami ingin hadir tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Pencegahan stunting harus menjadi perhatian bersama agar anak-anak kita tumbuh sehat, kuat, dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” tegas Mayor Inf Fajar Fitrianto.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan menekan angka stunting tidak bisa ditanggung satu pihak saja. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang benar-benar peduli pada tumbuh kembang anak.
Kolaborasi lintas sektor itu, menurut dia, perlu terus diperkuat agar dampaknya terasa hingga ke tingkat keluarga paling bawah.
Melalui penyuluhan TMMD Ke-128 ini, harapannya masyarakat Kota Bekasi semakin sadar dan percaya diri menerapkan langkah-langkah konkret pencegahan stunting dalam kehidupan nyata. Lebih dari sebuah program militer, TMMD Ke-128 kini tampil sebagai gerakan sosial yang membangun manusia, bukan sekadar membangun bangunan. (*)













