Deputi Warsito Hadiri Pengukuhan Guru Besar Universitas Gunadarma

KARONESIA.COM, Tangerang – Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Warsito, memberikan sambutan pada acara pengukuhan Guru Besar Tetap Ilmu Teknologi Informasi Universitas Gunadarma (UG) di Auditorium Kampus K Tangerang, Rabu (24/01/2024).

Dua orang guru besar Ilmu Teknologi Informasi dikukuhkan pada acara pengukuhan tersebut, yaitu Prof. Dr. Dewi Agushinta Rahayu, SKom., MSc. dan Prof. Detty Purnamasari, SKom., MMSI., M.Ikom. Keduanya telah lama berkecimpung di dunia akademik dan merupakan akademisi di Universitas Gunadarma.

“Hari ini, kita semua berkumpul untuk memberikan penghormatan dan ucapan selamat kepada kedua Profesor yang telah membuktikan ketekunan, pengetahuan, dan dedikasinya. Penghargaan ini adalah buah dari perjuangan dalam menggapai puncak keilmuan, menggambarkan betapa pentingnya peranan Guru Besar sebagai seorang akademisi dan pionir,” tutur Warsito.

Perjalanan yang ditempuh oleh kedua guru besar tersebut telah memberikan inspirasi bagi banyak orang, tidak hanya di lingkungan akademik, tetapi juga di industri dan masyarakat pada umumnya. Warsito, yang juga sebagai Ketua Pelaksana Tim Koordinasi Vokasi Nasional (TKNV), merasa sangat bangga dapat menyaksikan momen bersejarah ini.

Warsito, yang juga sebagai ketua pelaksana Tim Koordinasi Nasional Vokasi (TKNV), mengatakan bahwa dua guru besar yang dikukuhkan pada hari itu telah memberikan sumbangsih besar dalam karya dan jasa untuk membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas bagi Indonesia.

Dia juga menyebut bahwa para guru besar yang dilantik merupakan sebuah panutan yang dapat menjadi pelecut semangat bagi kita semua untuk terus berkarya membangun negeri dalam berbagai bidang.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi dan kerja keras dalam menjembatani pemahaman ilmiah dan manfaat praktis bagi kesejahteraan kita semua,” tegas Warsito.

Warsito menuturkan kepada para Guru Besar Tetap yang baru saja dikukuhkan serta seluruh civitas akademika Universitas Gunadarma untuk terus menciptakan lingkungan yang harmonis, saling menghargai keberagaman, nyaman untuk bekerja dan belajar, sekaligus tempat yang aman dari berbagai bentuk kekerasan.

Di Indonesia, jumlah profesor saat ini masih sekitar 2 persen dibandingkan dengan jumlah dosen. Sementara di negara maju, seperti di Prancis misalnya, proporsi guru besar mencapai 20-30 persen dari jumlah dosen. Dosen di Indonesia saat ini masih didominasi oleh dosen berijazah magister.

Warsito juga menjelaskan sebagai perbandingan bahwa negara-negara maju, seperti Canada memiliki lulusan pendidikan tinggi sebanyak 60 persen, Rusia 56,7 persen, dan Jepang 52,7 persen dibandingkan dengan jumlah penduduk. Kemudian Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi di negara-negara ASEAN adalah: Singapura 91,09; Thailand 49,29; Malaysia 43,00; Indonesia berkisar antara 36,31-39; Filipina 35,52; dan Vietnam 28,64.

Seluruh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia sebagai penyumbang lebih besar APK Perguruan Tinggi, dengan jumlah mahasiswa yang berada di PTS sebanyak 4,5 juta, PTN 3,4 juta, dan sisanya berada di Kemenag dan PTKL.

Warsito menyampaikan bahwa pemerintah tidak bisa melepas diri dari PTS dalam mencetak SDM unggul, dan mendorong agar apresiasi yang diberikan kepada PTS juga sepadan.

“Saya mengajak kita semua untuk meningkatkan kualitas SDM sebagai pondasi utama untuk membawa Indonesia menjadi negara maju di tahun 2045,” ujarnya.(@2024/lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *