Tumpukan Sampah di Sepatan Dibersihkan, Warga Diajak Bergerak
Tigaraksa, KARONESIA.com – Tumpukan sampah di pinggir Jalan Raya Mauk Km 10, Kampung Pajang Baru RT 06/04, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, dibersihkan, Selasa (18/8/2026). Penanganan ini menjadi bagian dari gerakan menjaga lingkungan sekaligus mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan dan kesehatan.
Pembersihan tersebut dilakukan Satgas Sampah Kodim 0510/Tigaraksa bersama Koramil 10/Sepatan, Pemerintah Kecamatan Sepatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta masyarakat Kelurahan Sepatan. Sasaran utamanya adalah sampah yang menumpuk dan tercecer di sekitar sisi Jalan Raya Mauk Km 10.
Kegiatan dipimpin Mayor Inf M. Ridwan Idrus selaku Penanggung Jawab Lapangan sekaligus Danramil 10/Sepatan. Sampah yang berada di lokasi dikumpulkan dan dibersihkan sehingga area di sekitar jalan menjadi lebih rapi dan nyaman bagi warga maupun pengguna jalan.
Bagi masyarakat awam, keberadaan Satgas Sampah dalam kegiatan ini tidak sekadar berkaitan dengan pengangkutan sampah. Program tersebut juga menjadi sarana untuk mengajak warga terlibat langsung dalam menjaga lingkungan, termasuk membangun kebiasaan agar lokasi yang telah dibersihkan tidak kembali menjadi titik penumpukan.
Mayor Inf M. Ridwan Idrus menyampaikan bahwa persoalan kebersihan membutuhkan kepedulian bersama. Ia menilai kegiatan tersebut harus memiliki dampak lebih panjang daripada sekadar menghilangkan tumpukan sampah pada satu lokasi.
“Kegiatan ini bukan hanya membersihkan sampah, tetapi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan merupakan tanggung jawab kita bersama, sehingga diperlukan kepedulian dan kesadaran dari seluruh elemen masyarakat,” ujar Mayor Inf M. Ridwan Idrus.
Menurutnya, kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, DLHK dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menangani lokasi yang rawan kembali menjadi tempat pembuangan sampah.
”Dengan adanya kerja sama yang baik, diharapkan lingkungan di sepanjang Jalan Raya Mauk ini tetap bersih dan tidak kembali menjadi lokasi pembuangan sampah,” tambahnya.
Respons positif masyarakat turut terlihat melalui partisipasi warga selama kegiatan berlangsung. Keterlibatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa persoalan sampah tidak hanya menjadi urusan petugas, tetapi membutuhkan peran warga di lingkungan masing-masing.
Langkah berikutnya tidak berhenti pada kegiatan pembersihan. Babinsa setempat akan melakukan pemantauan secara rutin di lokasi untuk mencegah penumpukan kembali. Sosialisasi kepada masyarakat juga akan diperkuat, terutama terkait pentingnya menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah secara mandiri.
Dengan demikian, Jalan Raya Mauk Km 10 bukan hanya dibersihkan dari tumpukan sampah, tetapi juga menjadi titik untuk membangun kebiasaan baru: menjaga lingkungan setelah pekerjaan bersih-bersih selesai.(*)



Editor : Lingga
Sumber : Pendim 0510 Trs












