Ketangguhan Benteng Udara Diuji di Pesanggrahan
Jakarta Selatan, KARONESIA.com – Kesiapan menjaga wilayah udara tidak cukup diukur dari kondisi alutsista. Di Markas Batalyon Arhanud 10/ABC, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, kesiapan tempur prajurit diuji langsung melalui rangkaian pemeriksaan dan latihan pertahanan udara, Rabu (19/08/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan Tim Pengendali Operasi (Dalops) Sops TNI yang dipimpin Letkol Nav Didik Purbo Susilo. Fokusnya adalah memastikan kesiapan operasi integratif Kohanudnas Tahun Anggaran 2026 sekaligus melihat secara langsung kemampuan personel dan kesiapan Alutsista Yonarhanud 10/ABC dalam menghadapi skenario operasi.



Rangkaian pemeriksaan diawali dengan paparan Kesiapan Operasi dari Komandan Batalyon Arhanud 10/ABC. Materi yang disampaikan mencakup kesiapan personel, kondisi Alutsista, dinamika taktis, hingga dukungan logistik yang dipersiapkan untuk menunjang pelaksanaan operasi integratif.

Setelah paparan, pemeriksaan berlanjut dari ruang paparan ke kemampuan lapangan. Tim Dalops Sops TNI menguji respons dan ketangkasan prajurit melalui Drill Gelar dan Drill Tempur Pertahanan Udara (Hanud), sekaligus melakukan pengisian angket Dalops kepada prajurit Yonarhanud 10/ABC.
Dalam konteks pertahanan udara, drill merupakan latihan atau simulasi untuk menguji kesiapan personel menjalankan prosedur secara cepat dan terukur. Karena itu, penilaian tidak hanya menyangkut keberadaan perangkat utama, tetapi juga bagaimana prajurit bergerak, berkoordinasi, memproses sasaran, dan menjalankan tugas sesuai kebutuhan operasi.
Hasil pengujian di lapangan memperlihatkan pergerakan taktis yang presisi, integrasi antarunsur pelaksana, serta kecepatan pemrosesan sasaran udara. Seluruh tahapan diarahkan untuk melihat apakah unsur manusia, sistem, dan perangkat pendukung dapat bekerja secara terpadu.
Letkol Nav Didik Purbo Susilo dan Tim Dalops Sops TNI menempatkan kesiapan operasi sebagai bagian penting dari kemampuan satuan menghadapi dinamika ancaman. Dalam peninjauan tersebut, komitmen Yonarhanud 10/ABC terhadap kesiapan tempur juga tercermin dari pernyataan yang disampaikan:
“Kesiapsiagaan bukan sekadar kesiapan fisik dan Alutsista, melainkan perpaduan antara disiplin taktis, profesionalisme prajurit, dan integrasi komando yang tanpa celah. Batalyon Arhanud 10/ABC terus berkomitmen menjadi benteng udara yang tangguh dan tidak terhempas oleh dinamika ancaman modern.”
Peninjauan berlangsung tertib dan dinamis dengan melibatkan prajurit Yonarhanud 10/ABC dalam rangkaian uji kesiapan tersebut. Evaluasi seperti ini menjadi bagian dari proses untuk memastikan kesiapan satuan tetap terukur ketika menghadapi kebutuhan operasi integratif Kohanudnas Tahun Anggaran 2026.
Dari Pesanggrahan, pengujian itu menempatkan kesiapan prajurit dan Alutsista pada satu ukuran yang sama: bukan sekadar siap di atas kertas, tetapi mampu bergerak cepat, tepat, dan terintegrasi ketika tugas pertahanan udara benar-benar dibutuhkan.(*)
Editor : Lingga
Sumber : Pen Yonarhanud 10/ABC












