Momen Pangdam Diponegoro Berbaur dengan Prajurit di Lomba 17-an

Momen Pangdam Diponegoro Berbaur dengan Prajurit di Lomba 17-an

Semarang, KARONESIA.com – Suasana Lapangan Parade Kompleks Makodam IV/Diponegoro, Semarang, mendadak riuh oleh tawa dan sorak dukungan, Jumat (14/8/2026). Bukan karena latihan tempur, melainkan rangkaian lomba peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang mempertemukan prajurit, PNS, dan anggota Persit dalam satu lapangan yang sama termasuk Pangdam IV/Diponegoro sendiri.

Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. tidak menempatkan diri sebagai penonton di pinggir lapangan. Ia ikut turun berbaur bersama peserta lain, mengikuti perlombaan yang digelar sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan di lingkungan kodam.

Kehadirannya yang membaur, bukan sekadar meninjau, membuat suasana lomba terasa lebih akrab dan mengaburkan sejenak jarak struktural antara komandan dan anak buah.

Tradisi lomba 17-an di lingkungan militer sendiri bukan hal baru setiap tahun, satuan-satuan TNI di berbagai daerah rutin menggelar kegiatan serupa sebagai selingan di tengah rutinitas dinas.

Namun yang membuat momen di Kodam IV/Diponegoro tahun ini terasa berbeda adalah keterlibatan langsung pucuk pimpinan dalam permainan yang sama dengan prajurit dan keluarganya, alih-alih hanya memberi sambutan seremonial.

Rangkaian lomba tersebut menghadirkan hiburan sekaligus ruang melepas penat bagi keluarga besar kodam. Peserta saling memberi semangat, menciptakan suasana kompak yang jarang ditemui di luar momen-momen seremonial seperti apel atau upacara.

Kegiatan ini juga tak lepas dari makna yang lebih besar. Perayaan tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, mengangkat semangat mengenang perjuangan pendahulu sekaligus mengajak seluruh elemen kodam mengisi kemerdekaan lewat pengabdian nyata.

Nilai disiplin, gotong royong, dan kepedulian yang tercermin dalam lomba tersebut disebut menjadi bagian dari semangat yang terus dijaga dalam keseharian dinas.

Dari lapangan yang sederhana itu, kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi modal soliditas keluarga besar Kodam IV/Diponegoro dalam menjalankan tugas ke depan.

Lomba mungkin usai dalam hitungan jam, tapi jejak kekompakan yang ditinggalkannya diharapkan terus terbawa bukan hanya di lapangan parade, tapi juga saat masing-masing kembali ke pos dan tanggung jawab masing-masing.(*)

Penulis : tim redaksi
Editor : Lingga
Sumber : Pendam IV Dip

Bagikan Artikel Ini

Dukung jurnalisme yang akurat dan terpercaya bersama Karonesia.com

Views 12
Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 7941

Artikel Populer