Pembangunan Jembatan Armco Program Prabowo di Setu Capai 65 Persen
KAB BEKASI, KARONESIA.COM – Pembangunan Jembatan Armco di Kampung Awirarangan, Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi yang merupakan bagian dari program infrastruktur Presiden Prabowo Subianto kini telah mencapai kemajuan 65 persen per tanggal 9 Juli 2026. Proyek ini diharapkan segera selesai untuk mempermudah akses masyarakat serta kelancaran distribusi hasil pertanian setempat.
Jembatan ini memiliki ukuran panjang 4 meter dan lebar 6 meter, berfungsi sebagai penghubung vital antara Desa Tamansari dan Desa Ciledug. Keberadaannya dirancang khusus untuk memperlancar mobilitas warga sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di bagian selatan Kabupaten Bekasi.

Pelaksanaan pembangunan dikoordinasikan langsung oleh Kodim 0509/Kabupaten Bekasi melalui Danramil 06/Setu, Kapten Inf Ruhiat. Ia menyampaikan bahwa TNI Angkatan Darat turut berperan aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan.
“Jembatan Armco ini menjadi akses yang sangat vital bagi masyarakat dua desa ini. Selain menghubungkan pemukiman, nantinya akan sangat mempermudah petani mengangkut hasil panen ke pasar, serta memudahkan perjalanan pedagang, pelajar, dan pekerja yang setiap hari melintas jalur tersebut,” ujar Kapten Ruhiat.



Ia berharap seluruh pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan seluruh warga.
Hingga kini, pekerjaan telah memasuki hari ke-17 dan difokuskan pada tahap pengurukan tanah setelah sebelumnya dilakukan tahap persiapan dan doa bersama. Proses ini melibatkan satu personel TNI yang bekerja sama dengan empat tenaga tukang serta dukungan sukarela dari warga setempat.
Kondisi cuaca yang cerah belakangan ini turut mendukung kelancaran setiap tahapan pembangunan.
Secara keseluruhan, sekitar 1.000 kepala keluarga di Desa Tamansari dan 700 kepala keluarga di Desa Ciledug akan langsung merasakan manfaat jembatan ini.
Keberadaan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar rantai pasok hasil pertanian, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta mewujudkan pemerataan pembangunan di daerah Kabupaten Bekasi.
Hingga saat ini, situasi di lokasi pembangunan berjalan aman dan kondusif, sementara pekerjaan akan terus dilanjutkan hingga selesai sesuai target yang telah ditetapkan.(*)













