⚡ BREAKING

Progres Jembatan Garuda Tangerang Capai 40 Persen, Infrastruktur Dipercepat

Progres Jembatan Garuda Tangerang Capai 40 Persen, Infrastruktur Dipercepat

Kodam Jaya, Tangerang  – Satuan jajaran Kodim 0506/Tangerang di bawah Korem 052/Wijayakrama melaporkan perkembangan pembangunan jembatan yang berlokasi di Jalan Gorong-Gorong RT 005/RW 05, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang.

Infrastruktur ini dibangun sebagai penghubung vital antara Panunggangan Utara dan Panunggangan Timur yang selama ini terbatas aksesnya.

‎Berdasarkan laporan resmi, jembatan beton dengan panjang 8 meter dan lebar 2 meter tersebut dibangun di atas aliran sungai selebar 8 meter. Hingga saat ini, sejumlah tahapan pekerjaan utama telah rampung, di antaranya penghancuran beton lama, pemasangan bouplank pondasi, penggalian pondasi, hingga pemasangan turap batu kali yang seluruhnya telah mencapai 100 persen.

Danramil 01/Tangerang Mayor Inf J. Sipayung menyampaikan bahwa progres pembangunan terus dipacu dengan melibatkan unsur lintas sektor, termasuk TNI, tenaga tukang, dinas pekerjaan umum, serta partisipasi warga sekitar.

“Pembangunan jembatan ini kami kebut secara bertahap dengan tetap mengedepankan kualitas. Saat ini progres keseluruhan sudah mencapai 40 persen,” kata Mayor Inf J. Sipayung.

Ia menambahkan, pekerjaan yang masih berjalan meliputi pengacian dinding turap yang telah mencapai 90 persen serta pembesian kedudukan pondasi H-Beam yang saat ini berada pada tahap 40 persen. Keterlibatan personel gabungan menjadi kunci percepatan pembangunan di lapangan.

Dari sisi kebijakan, pembangunan jembatan ini sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan infrastruktur dasar di kawasan permukiman. Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan tersebut juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Warga setempat menyambut baik pembangunan tersebut karena selama ini akses antarwilayah kerap terhambat, terutama saat musim hujan.

‎“Kalau jembatan ini selesai, kami tidak perlu lagi memutar jauh. Aktivitas sehari-hari pasti lebih mudah,” ujar Rahmat (45), warga Panunggangan Utara, seperti dikutip dari keterangan warga di lapangan.

Secara sosial, keberadaan jembatan ini diproyeksikan memberi dampak positif bagi sekitar 500 kepala keluarga yang menjadi penerima manfaat langsung. Selain meningkatkan aksesibilitas, infrastruktur tersebut juga berpotensi memperkuat keamanan lingkungan dengan membuka jalur evakuasi yang lebih cepat.

‎Ke depan, jajaran TNI bersama pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan pembangunan sesuai target waktu dengan tetap menjaga standar konstruksi. Sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi mempercepat realisasi pembangunan yang berkelanjutan.

Karonesia
  • Penulis: Redaksi KARONESIA.COM
  • Editor: Lingga
Bagikan Artikel Ini
Informasi terpercaya dari karonesia.com
Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 7059

Artikel Populer