Danramil Tangerang Tinjau Progres Jembatan Garuda di Panunggangan
Tangerang (KARONESIA.COM) – Komandan Rayon Militer (Danramil) 01/Tangerang, Mayor Inf Jefriansen Sipayung, turun langsung ke lapangan meninjau pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Panunggangan, Jumat (27/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai rencana, berkualitas, dan aman
Peninjauan dilakukan selama dua hari berturut-turut, mulai Kamis hingga Jumat. Tim menyisir titik-titik krusial konstruksi, mengingat jembatan ini nantinya akan menjadi urat nadi penghubung antara Panunggangan Utara dan Panunggangan Timur.
Di lokasi, Jefriansen tidak hanya berdiri memantau dari kejauhan. Ia berkeliling memeriksa detail struktur hingga kualitas material yang digunakan. Ia juga menyempatkan waktu berbincang santai dengan para pekerja dan warga sekitar untuk mendengar langsung kondisi di lapangan.
”Pengecekan ini kami lakukan agar pembangunan berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan yang paling penting tetap mengutamakan keselamatan kerja,” tegas Danramil di sela kegiatan.
Jembatan Garuda dinilai memiliki peran vital bagi warga. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu melancarkan arus lalu lintas yang selama ini padat, sekaligus menjadi pendorong bagi geliat ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.
Jefriansen juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam bekerja. Menurutnya, menjaga standar kualitas konstruksi adalah kunci agar jembatan ini bisa berdiri kokoh dan bermanfaat untuk jangka waktu yang panjang.
Sementara itu, Babinsa Panunggangan Utara, Pelda Abdul Munir, menambahkan bahwa proyek ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat.
“Jembatan Garuda ini dibangun untuk memudahkan mobilitas warga dan tentunya memajukan perekonomian di Panunggangan,” ujarnya.
Respon positif pun terdengar dari warga sekitar. Mereka menyambut baik kehadiran aparat TNI yang aktif melakukan pengawasan. Bagi warga, keterlibatan pihak militer memberikan rasa tenang dan menjamin proyek berjalan transparan serta tepat sasaran.
Pengawasan intensif dari aparat kewilayahan terbukti menjadi salah satu kunci menjaga mutu pembangunan. Kehadiran TNI bukan hanya sebagai pengawas, tapi juga jembatan penghubung yang mempererat sinergi antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat.
Dengan pemantauan yang terus dilakukan, pembangunan Jembatan Garuda ditargetkan rampung sesuai jadwal. Nantinya, infrastruktur ini diharapkan menjadi tulang punggung baru yang mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Tangerang.(*)














