Satgas Sampah Kodim 0510 Tigaraksa Bangun Kesadaran Warga
Tigaraksa | KARONESIA.COM – Tumpukan sampah yang berhari-hari menggunung di badan jalan Kampung Gudang, Desa Pasir Nangka, bukan sekadar soal kotor dan tidak sedap dipandang mata. Ia menyimpan ancaman nyata, sumber penyakit yang diam-diam mengintai kesehatan setiap warga yang tinggal dan melintas di sekitarnya.
Menyadari hal itulah, Satgas Sampah Kodim 0510/Tigaraksa bergerak. Pada Sabtu (30/5/2026), tujuh personel Koramil 06/Tigaraksa bersama petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) turun langsung ke RT 03/05, Kampung Gudang, untuk membersihkan titik-titik penumpukan sampah yang selama ini mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga.



Menggunakan gerobak motor, sekop, garpu sampah, cangkul, dan sapu lidi, para personel mulai bekerja sejak pukul 07.00 WIB. Satu per satu tumpukan sampah diangkut ke truk pengangkut, membersihkan badan jalan yang selama ini nyaris tak bisa dinikmati warga dengan layak.
Kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Komandan Kodim 0510/Tigaraksa, Letkol Inf Yudho Setyono, S.H., dengan Danramil 06/Tigaraksa Mayor Inf Asep Rusmawan sebagai penanggung jawab lapangan. Namun misi yang diemban jauh melampaui urusan mengangkut sampah semata, ada pesan mendasar yang ingin ditanamkan kepada seluruh warga.
Danramil 06/Tigaraksa Mayor Inf Asep Rusmawan mengingatkan, tumpukan sampah yang dibiarkan menjadi tempat berkembang biaknya kuman, nyamuk, dan berbagai vektor penyakit berbahaya seperti diare, demam berdarah, hingga infeksi saluran pernapasan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan bukan hanya merusak keindahan lingkungan, tetapi secara langsung menurunkan kualitas hidup seluruh warga.
“Melalui kegiatan Satgas Sampah ini, kami ingin menumbuhkan budaya peduli lingkungan. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau TNI, tetapi tanggung jawab bersama. Ke depan, kami akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan rutin agar tidak terjadi penumpukan sampah kembali,” tegas Mayor Asep.
Salah seorang warga Kampung Gudang, Supriyadi (45), mengaku selama ini terlalu terbiasa melihat sampah berserakan di lingkungannya, seolah sudah menjadi pemandangan yang lumrah.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan seluruh petugas yang turun langsung. Melihat mereka mau bersusah payah membersihkan lingkungan kami, kami jadi sadar bahwa ini seharusnya menjadi tanggung jawab kami sendiri sebagai warga. Tidak elok rasanya kalau kampung kita sendiri kita kotori,” ujarnya.
Satgas Sampah Kodim 0510/Tigaraksa menegaskan, perubahan sejati hanya bisa terwujud jika kesadaran tumbuh dari dalam diri setiap warga, baik secara individu maupun kolektif. Setiap orang memiliki peran dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, mengelola sampah rumah tangga secara mandiri, dan saling mengingatkan sesama warga di lingkungan masing-masing.
Ke depan, peran Babinsa setempat akan dioptimalkan untuk memantau titik-titik rawan penumpukan sampah secara rutin di seluruh wilayah binaan Kodim 0510/Tigaraksa. Karena kampung yang bersih dan sehat bukan warisan, ia adalah hasil dari keputusan bersama, setiap hari, oleh setiap warganya.(*)













