Pangdam Jaya Groundbreaking Jembatan Garuda, Dorong Ekonomi Tigaraksa

Pangdam Jaya Groundbreaking Jembatan Garuda, Dorong Ekonomi Tigaraksa

Tigaraksa (KARONESIA.COM) – Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi memimpin langsung peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Cimanceri, Desa Matagara, Tigaraksa, Rabu (25/3/2026). Proyek ini menjadi langkah strategis membuka akses warga yang selama ini terbatas.

‎Jembatan tersebut tidak sekadar proyek fisik. Warga di Kampung Pabuaran Hilir selama ini bergantung pada jalur alternatif yang memakan waktu dan berisiko, terutama saat musim hujan. Kehadiran jembatan baru diproyeksikan memangkas waktu tempuh sekaligus memperlancar distribusi hasil ekonomi warga.

Sejak pagi, ratusan warga terlihat memadati lokasi kegiatan. Mereka menyambut kehadiran jajaran TNI dan pemerintah daerah yang turun langsung ke lapangan. Antusiasme itu mencerminkan harapan besar terhadap perubahan yang akan terjadi.

Mayjen TNI Deddy Suryadi menegaskan pembangunan ini menjadi bukti konkret peran negara di tengah masyarakat. Ia menilai akses infrastruktur merupakan fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan.

“Pembangunan jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi wujud nyata kehadiran negara untuk membantu masyarakat. Kami ingin memastikan akses warga semakin mudah dan ekonomi meningkat,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada jembatan, kegiatan ini juga menyasar aspek sosial melalui program gentengisasi rumah tidak layak huni. Program tersebut bertujuan memperbaiki kualitas tempat tinggal warga agar lebih aman dan layak.

Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono menilai proyek ini memiliki dampak berlapis. Selain memperlancar mobilitas, jembatan juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

‎“Jembatan ini akan menjadi penghubung penting aktivitas warga, baik mobilitas harian maupun peningkatan perekonomian,” katanya.

‎Di sisi lain, keterlibatan TNI dalam program sosial seperti ini memperkuat hubungan dengan masyarakat. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan warga terlihat jelas dalam setiap tahapan kegiatan.

Itulah mengapa pembangunan ini tidak berhenti pada seremoni. Harapannya, Jembatan Garuda menjadi titik awal perubahan nyata—bukan hanya mempersingkat jarak, tetapi juga membuka peluang hidup yang lebih baik bagi warga Tigaraksa.(*)

Karonesia
  • Penulis: Redaksi KARONESIA.COM
  • Editor: Lingga
Bagikan Artikel Ini
Informasi terpercaya dari karonesia.com
Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 7003

Artikel Populer