Serang, Banten (KARONESIA.COM) – Bagi warga Tangerang Selatan, pergantian ketua sebuah organisasi kemasyarakatan mungkin terasa jauh dari keseharian. Tapi apa yang diucapkan Kian Maulana usai dikukuhkan sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang Selatan, Sabtu (7/3/2026), layak untuk diperhatikan.
Bukan pidato seremonial. Bukan janji abstrak. Kian langsung menyebut tiga prioritas konkret yang ingin ia wujudkan selama memimpin organisasi periode 2026–2027, penguatan bidang sosial, ketahanan pangan, dan pemberdayaan pemuda.
Tiga program itu bukan kebetulan dipilih. Ketiganya menyentuh langsung kebutuhan dasar warga dari akses bantuan sosial, ketersediaan pangan di tingkat komunitas, hingga ruang tumbuh bagi generasi muda Tangerang Selatan yang kian membutuhkan wadah produktif.

“Kedepan, Pemuda Pancasila Tangsel harus hadir sebagai solusi. Kami ingin memperkuat program-program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Tujuan utama kita adalah bagaimana organisasi ini tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tegas Kian di hadapan ratusan kader yang memadati Kantor MPW PP Provinsi Banten, Serang.
Pernyataan itu bukan tanpa konteks. Pemuda Pancasila Tangsel baru saja melewati periode paling berat dalam sejarah organisasinya kekosongan kepemimpinan akibat wafatnya ketua sebelumnya.
Muscablub yang digelar hari itu adalah jawaban atas kekosongan tersebut, sekaligus titik tolak untuk membuktikan bahwa organisasi ini hadir bukan hanya di atas kertas.
Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Banten, Johan Arifin Muba, yang hadir langsung dalam Muscablub, menegaskan bahwa inilah saatnya organisasi membuktikan diri kepada masyarakat.
“Siapapun nahkodanya, kapal ini harus terus melaju. Pemuda Pancasila ini rumah besar, siapapun penghuninya, rumah ini harus kokoh,” tegasnya.
Kian Maulana menangkap pesan itu dan langsung menerjemahkannya ke dalam komitmen terbuka. Ia tidak ingin Pemuda Pancasila Tangsel hanya dikenal sebagai organisasi yang disegani, melainkan sebagai organisasi yang benar-benar dibutuhkan warga.
“Kapal ini akan berlabuh di hati masyarakat Tangerang Selatan. Kami tidak butuh kursi, kami tidak butuh pujian. Yang kami butuh adalah kontribusi nyata,” ujarnya.
Kini tantangannya bukan lagi soal siapa yang memimpin. Tantangannya adalah membuktikan bahwa tiga program prioritas itu benar-benar turun ke lapangan bukan sekadar agenda rapat yang menguap begitu musyawarah ditutup. Warga Tangerang Selatan yang akan menjadi juri sesungguhnya. *(*)
Penulis: Ahm
Diterbitkan: Sabtu, 7 Maret 2026
Link: https://karonesia.com/daerah/ketua-mpc-pp-tangsel-terpilih-kian-maulana-canangkan-tiga-program-prioritas/

