KARONESIA.COM | Tangerang – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah di Korem 052/Wijayakrama berubah menjadi momen spesial penuh makna. Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Zulhadrie S. Mara, M.Han., memberikan kejutan dengan menghadiahkan ibadah umroh kepada dua anggota terpilih.
Acara yang digelar di Masjid Al Ikhlas, Makorem 052/Wkr, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (11/7/2025) itu dihadiri oleh jajaran Kasrem, para perwira staf, prajurit, PNS, dan ibu-ibu Persit. Nuansa religius terasa kuat sejak awal kegiatan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan ceramah oleh Ustadz H. Sobirin yang membahas makna hijrah sebagai panggilan perubahan diri menuju kebaikan dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Brigjen Zulhadrie dalam sambutannya menegaskan bahwa momen 1 Muharram seharusnya menjadi titik refleksi untuk seluruh keluarga besar Korem 052. Ia mengajak semua pihak berhijrah, berani berubah menjadi insan yang amanah, jujur, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
“Ini waktu yang tepat untuk muhasabah. Kita harus berani berubah ke arah yang lebih baik, baik sebagai prajurit maupun sebagai manusia,” tegasnya dengan nada lugas.
Namun, bukan itu saja. Di penghujung acara, Danrem menyampaikan pengumuman tak terduga: dua nama anggota terpilih mendapat hadiah umroh langsung dari pimpinan. Mereka adalah Peltu Enday dari Kodim 0510/Tigaraksa dan PNS Nurhayati dari Makorem 052.
“Hadiah ini bukan hanya bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja, tapi juga sebagai motivasi ibadah. Semoga perjalanan ke tanah suci membawa keberkahan dan menguatkan spiritualitas kalian,” ujar Brigjen Zulhadrie yang disambut tepuk tangan hadirin.
Ia juga berharap momen ini mampu menggugah semangat anggota lain untuk terus berprestasi dan meningkatkan kedekatan dengan Tuhan.
“Yang belum terpilih, jangan patah semangat. Justru ini harus jadi penyemangat untuk lebih baik lagi ke depan, dalam tugas maupun dalam ibadah,” tambahnya.
Tak hanya simbolis, pemberian hadiah umroh tersebut mencerminkan pendekatan humanis dari pimpinan terhadap bawahannya. Di lingkungan militer yang dikenal disiplin, pendekatan seperti ini memperlihatkan sisi lain: adanya ruang spiritual dan apresiasi yang menyentuh langsung sisi kemanusiaan.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa nilai-nilai agama terus ditanamkan dalam kehidupan dinas. Korem 052/Wijayakrama menekankan bahwa peringatan hari besar Islam bukan sebatas seremoni, tetapi bagian dari pembinaan mental dan karakter prajurit.
Dengan semangat hijrah dan ukhuwah, Brigjen Zulhadrie menutup acara dengan harapan agar Korem 052 bukan hanya kuat dalam pertahanan, tapi juga dalam moralitas dan spiritualitas. Dan hari itu, dua nama terpilih akan segera menapakkan kaki di Tanah Suci, membawa nama satuan, membawa harapan, dan membawa semangat perubahan.
Editor: Lingga
Copyright © KARONESIA 2025