Tangerang Selatan (KARONESIA.COM) – Di tengah genangan air yang merendam permukiman warga Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Minggu pagi (8/3/2026), sebuah pemandangan sederhana namun menyentuh hati terjadi.
Seorang Babinsa dengan hati-hati menggendong seorang anak kecil, menuntunnya keluar dari rumah menuju perahu karet agar bisa melewati genangan air dengan aman.
Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tangerang Selatan sejak pagi menyebabkan sejumlah jalan lingkungan dan permukiman warga tergenang air setinggi sekitar 30 hingga 40 sentimeter. Air yang perlahan meninggi membuat sebagian warga kesulitan beraktivitas, terutama keluarga yang memiliki anak-anak.
Melihat kondisi tersebut, Babinsa Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tangerang, langsung turun ke lapangan untuk memantau situasi sekaligus membantu warga yang membutuhkan pertolongan.
Di antara aktivitas pemantauan itu, seorang anak kecil tampak dipeluk erat oleh Babinsa. Dengan langkah perlahan menyusuri genangan air yang mencapai lutut, prajurit tersebut memastikan sang anak tetap aman sebelum membawanya naik ke perahu karet yang telah disiapkan.
Anak kecil itu terlihat tenang di pelukan sang Babinsa, sementara beberapa warga yang menyaksikan tampak tersenyum haru melihat kepedulian aparat yang hadir membantu mereka.
Bagi warga sekitar, momen tersebut bukan sekadar proses evakuasi. Tindakan sederhana itu menjadi gambaran nyata bahwa di tengah kondisi sulit, selalu ada tangan yang siap menolong.
Danramil 07/Pondok Aren Mayor Inf Dwi Saputra mengatakan Babinsa memang memiliki tugas untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi situasi darurat akibat cuaca ekstrem.
Menurutnya, pemantauan genangan air dilakukan sejak pukul 07.30 WIB di sejumlah titik permukiman dan jalan yang terdampak hujan deras.
“Meski tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang terdampak secara langsung, genangan air sempat menghambat aktivitas masyarakat di wilayah tersebut,” ujar Mayor Dwi Saputra.
Ia menambahkan, Babinsa bersama aparat kewilayahan terus melakukan monitoring situasi guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali, serta berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air apabila hujan kembali turun.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya untuk memantau kondisi wilayah. Di balik seragam loreng yang dikenakan, ada kepedulian dan rasa kemanusiaan yang hadir saat masyarakat membutuhkan pertolongan.
Bagi seorang anak kecil yang digendong menuju perahu karet pagi itu, mungkin ia belum sepenuhnya memahami apa yang terjadi. Namun bagi warga yang menyaksikannya, pelukan seorang Babinsa di tengah genangan air menjadi pengingat bahwa di saat sulit sekalipun, kepedulian dan rasa kemanusiaan selalu menemukan jalannya.(*)
Sumber: Pendim 0506 Tangerang
Diterbitkan: Minggu, 8 Maret 2026
Link: https://karonesia.com/tni-polri/pelukan-hangat-babinsa-saat-evakuasi-anak-kecil-di-pondok-aren/

