Tangerang, Banten (KARONESIA.com) – Suasana Lapangan Makorem 052/Wijayakrama tampak begitu khidmat pada Senin pagi. Di bawah kibaran Sang Merah Putih, barisan prajurit dan PNS TNI berdiri tegak dengan disiplin tinggi, menandai dimulainya langkah pengabdian di pekan ketiga Januari 2026.
Upacara rutin ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan visi komando pusat hingga ke satuan bawah.

Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq, S.Sos., yang memimpin jalannya upacara, membacakan amanat tertulis Panglima TNI di hadapan seluruh peserta. Pesan utama yang ditekankan adalah transformasi kualitas diri pasca-pergantian tahun.
Seluruh jajaran diminta tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga menanamkan semangat tulus dan ikhlas dalam setiap penugasan, mengingat beban kerja TNI di tahun ini diprediksi kian kompleks.

Langkah penguatan internal ini diambil bukan tanpa alasan. Merefleksikan kondisi bangsa pada penghujung tahun 2025, Indonesia masih dibayangi oleh rentetan bencana alam di berbagai wilayah serta ketidakpastian ancaman geopolitik global.
Kondisi ini menuntut respons cepat dan koordinasi lintas sektoral yang lebih presisi daripada tahun-tahun sebelumnya.
“Keberhasilan TNI dalam menghadapi berbagai tantangan sangat bergantung pada kesiapan fisik, mental, dan moralitas kita semua,” tegas Letkol Inf Zia Ulhaq saat membacakan pesan Panglima TNI.
Ia juga menekankan bahwa setiap prajurit wajib memegang teguh prinsip PRIMA Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif sebagai kompas dalam bertindak di lapangan agar kemanunggalan dengan rakyat tetap terjaga.
Upacara ditutup dengan penegasan pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, dan instansi terkait untuk menjaga stabilitas keamanan nasional. Melalui momentum ini, Korem 052/Wkr kembali memastikan bahwa setiap personelnya memiliki loyalitas dan dedikasi penuh dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berubah.(*)
Link: https://karonesia.com/tni-polri/panglima-tni-instruksikan-prajurit-korem-052-wkr-perkuat-sikap-prima/

