Kota Bekasi (KARONESIA.COM) – Puluhan personil Koramil 03/Teluk Pucung turun ke jalanan Kota Bekasi setiap malam, mengerahkan kendaraan taktis Maung sekaligus patroli jalan kaki untuk menekan potensi kriminalitas selama Ramadhan 1446 H.
Patroli itu menyasar titik-titik yang selama ini dianggap rawan: kawasan permukiman padat, deretan pertokoan, hingga jalur-jalur yang kerap jadi tempat kumpul warga larut malam. Kehadiran aparat secara fisik di lapangan dirancang memberi efek jera sekaligus rasa aman bagi warga yang hendak beribadah maupun beraktivitas.
Danramil 03/Teluk Pucung Mayor Inf Fatwanul menegaskan, patroli ini bukan seremoni. “Patroli kendaraan Maung dan jalan kaki kami laksanakan secara rutin dan intensif sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya selama Ramadhan,” katanya, Sabtu malam (21/2/2026).
Ia ingin satu hal sederhana terwujud: masyarakat bisa beribadah dan beraktivitas tanpa rasa khawatir.
Di lapangan, personil tidak sekadar memantau situasi. Mereka berhenti, menyapa warga, dan menyampaikan imbauan langsung agar setiap orang turut waspada menjaga lingkungannya masing-masing. Pendekatan itu disengaja, keamanan wilayah, kata Fatwanul, tidak bisa bertumpu pada aparat saja.
“Sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi yang kondusif,” ujarnya.
Ramadhan kerap membawa dua sisi. Di satu sisi, aktivitas sosial dan ekonomi meningkat tajam hingga dini hari. Di sisi lain, peluang gangguan keamanan ikut terbuka, mulai dari pencurian hingga gesekan antar kelompok. Koramil 03/Teluk Pucung merespons pola itu dengan memperpanjang durasi dan cakupan patroli.
Melalui pendekatan preventif ini, TNI AD berharap angka kriminalitas di wilayah Teluk Pucung dan sekitarnya dapat ditekan sepanjang bulan puasa. Warga pun diajak bermitra aktif bukan hanya menunggu aparat datang, tetapi ikut melaporkan hal mencurigakan di lingkungan mereka.(*)
Link: https://karonesia.com/tni-polri/koramil-bekasi-patroli-maung-amankan-wilayah-rawan-ramadhan/


