Iklan Karonesia
Home » Bertahun Terisolasi, Warga Sidoharjo Nantikan Jembatan Perintis Garuda

Bertahun Terisolasi, Warga Sidoharjo Nantikan Jembatan Perintis Garuda

Ponorogo (KARONESIA.COM) – Sungai yang membelah Desa Sidoharjo selama ini bukan sekadar aliran air, ia adalah penghalang nyata bagi ratusan warga di empat RT yang harus berjuang setiap hari hanya untuk beraktivitas. Kini, rencana pembangunan Jembatan Perintis Garuda membuka harapan baru bagi masyarakat yang sudah lama menunggu.

Kepala Desa Sidoharjo, Sarmin, tidak menyembunyikan rasa syukurnya saat menyambut rencana pembangunan jembatan tersebut. Ia menceritakan bagaimana warganya selama bertahun-tahun harus menyeberangi sungai setiap kali hendak pergi ke pasar, sawah, sekolah, atau tempat kerja baik berjalan kaki maupun berkendara.

“Selama ini warga kami di empat RT ini jika ingin beraktivitas keluar dari lingkungan, biasanya mereka harus menyeberangi sungai, baik itu saat jalan kaki maupun dengan sepeda dan motor,” kata Sarmin saat ditemui di lokasi rencana pembangunan, Jumat (13/3/2026).

Kondisi itu semakin berat ketika musim hujan tiba. Debit sungai melonjak, arus menguat, dan penyeberangan berubah menjadi taruhan keselamatan. Warga terpaksa mengambil jalur memutar sejauh lebih dari lima kilometer waktu dan tenaga yang terbuang hanya demi menghindari bahaya.

Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau langsung lokasi pada hari yang sama. Ia memastikan jembatan yang akan dibangun merupakan konstruksi permanen dengan panjang sekitar 20 meter.

“Jika aksesnya semakin baik, tentu akan memudahkan warga dalam menjalankan berbagai aktivitas. Dengan begitu, dampaknya akan dirasakan di berbagai sektor yang pada akhirnya bermuara pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” kata Kolonel Untoro.

Selain meninjau lokasi Jembatan Perintis Garuda, Kolonel Untoro juga mengecek dua titik rencana pembangunan Jembatan Armco di Kabupaten Ponorogo masing-masing di Desa Baosan, Kecamatan Ngrayun, dan Desa Slahung, Kecamatan Slahung. Kedua lokasi dinyatakan layak dan siap dilanjutkan ke tahap pembangunan.

Sarmin menitipkan harapan sederhana namun penuh makna. Ia ingin jembatan itu bukan hanya menghubungkan dua sisi sungai, tetapi juga membuka jalan bagi warganya menuju kehidupan yang lebih baik.

“Harapan kami tentu jembatan ini bisa segera dibangun agar warga lebih mudah beraktivitas dan sejahtera,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur penghubung seperti jembatan perintis memiliki dampak berlapis bagi masyarakat pedesaan. Akses yang lebih aman dan efisien membuka peluang distribusi hasil pertanian, memperlancar anak-anak menuju sekolah, serta mempercepat respons layanan darurat, faktor-faktor yang secara langsung mendorong kualitas hidup warga di wilayah terpencil.(*)

Karonesia
  • Penulis: Lingga
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: Penrem 081 DSJ
Bagikan Artikel Ini
Informasi terpercaya dari karonesia.com
Artikel ini telah tayang di Karonesia.com dengan judul "Bertahun Terisolasi, Warga Sidoharjo Nantikan Jembatan Perintis Garuda"
Link: https://karonesia.com/tni-polri/jembatan-perintis-garuda-sidoharjo-ponorogo/